Home > UPGRIS > Praktisi Terbanyak, UPGRIS Diganjar Penghargaan Diktiristek

Praktisi Terbanyak, UPGRIS Diganjar Penghargaan Diktiristek

JAKARTA, derapguru.com — Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mendapatkan penghargaan Diktiristek sebagai kampus dengan jumlah praktisi mengajar kolaborasi terbanyak.

Penghargaan tersebut diterima langsung Rektor UPGRIS, Dr Hj Sri Suciati MHum, dalam acara “Anugerah Diktiristek 2023” di Hotel Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Jakarta, Rabu malam tadi, 13 Desember 2023.

Dr Sri Suciati menyampaikan rasa bangga atas kerja keras sivitas akademika UPGRIS sehingga menghasilkan penghargaan ini. Secara khusus, Dr Sri Suciati mengucapkan terima kasih pada PIC Program praktisi mengajar dan para dosen yang telah berkolaborasi dengan para praktisi.

“Terima kasih para Wakil Rektor, Dekan, PIC program praktisi mengajar, para dosen yg telah berkolaborasi dengan para praktisi, serta karyawan atas kerja keras luar biasa sehingga layanan pembelajaran bagi mhs makin berkualitas. Semoga lulusan juga makin berkualitas,” tutur Dr Sri Suciati.

Dirjen Diktiristek, Prof Nizam, menyampaikan bahwa penghargaan Diktiristek ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja perguruan tinggi dan mitra. Berkat kerja keras bersama, selama empat tahun terakhir ada banyak pencapaian yang telah didapatkan.

“Dengan sedikit penghargaan di penghujung tahun 2023 ini, semoga dapat membuat kita lebih bersemangat menghadapi tahun 2024 untuk memajukan bangsa dan negara,” tutur Prof Nizam.

Prof Nizam juga mengucapkan terima kasih pada para mitra pemerintah maupun kampus yang telah terlibat dalam memajukan dunia pendidikan. Tanpa peran dan keterlibatan mereka, semua pencapaian ini tidak akan pernah terwujud.

“Dan alhamdulillah hasilnya mulai tampak dan bisa kita rasakan bersama. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan dengan mengeratkan hubungan antara kampus dengan Dunia Usaha Dunia Industri(DUDI), telah kita lihat kedekatan kampus dengan DUDI semakin erat,” tutur Prof Nizam.

Lebih lanjut Prof Nizam menuturkan, bahwa selain pencapaian itu, ada pencapaian lain yang lebih membahagiakan karena pada akhir tahun 2023, laporan Global Inovation Index– terkait dengan kolaborasi riset kampus dengan dunia industri-posisi Indonesia meningkat dari 35 pada tahun 2020 menjadi peringkat 5 dunia pada tahun 2023.

“Ini indexnya sangat spesifik, parameternya sangat spesifik, kolaborasi kampus dengan Dudi dalam R&D. Alhamdulillah Indonesia meningkat peringkatnya dari tahun 2020 peringkat 35, tahun 2023 naik ke perongkat 5 dunia,” tandas Prof Nizam. (za)

You may also like
Ingat Bunda, Cara Komunikasi Anak Laki-Laki dan Perempuan Berbeda
FERDIANSYAH
Komisi X: Selalu Kurang Anggaran, Tapi Tak Berani Terbuka
SMKN 1 Juwangi Grobogan – Estima Industry Kembangkan Motor Listrik
Komisi X Dukung KPK Berantas Gratifikasi PPDB

1 Response

Leave a Reply