
Wonosobo, Derapguru.com-
“PGRI sebagai Organisasi Profesi dan Perjuangan terus berupaya meningkatkan, mendorong, dan memotivasi kompetensi para guru dan tenaga pendidikan dengan berbagai latihan, seminar, workshop, dan lainnya”, demikian Ketua PGRI Wonosobo Suratman M.M.Pd pada pembukaan Konferensi Kerja Kabupaten II PGRI Kab. Wonosobo masa bakti XXIII Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gedung PGRI Setempat pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Selanjutnya Suratman juga mengungkapkan upayanya untuk terus mengupayakan kesejahteraan dan kenyamanan anggotanya dengan terus memperjuangkan hak dan statusnya serta mengedepankan perlindungan apabila anggota terkena persoalan hukum “Guru harus merasa aman dalam menjalankan tugas profesinya”, Pungkas Suratman.

Sebelumnya, Ketua panitia Konkerkab II PGRI Kabupaten Wonosobo, Mugiono SP.d., MPd., M.Or. melaporkan latar belakang, dasar hukum, tujuan diselenggarakannya Konferensi Kerja, Tema Konferensi, jumlah peserta dan sumber dana.
Dijelaskan, tujuan Konferensi Kerja Tahun Kedua MB XXIII, untuk membahas dan menilai pelaksanaan program 2025, Menyusun dan menetapkan program dan RAPBO tahun 2026, serta menentukan sikap PGRI PGRI Kabupaten Wonosobo terkait isu-isu terkini, khususnya menyangkut persoalan guru dan pendidikan.
Tema Konkerkab II PGRI Kabupaten Wonosobo saat ini adalah “Guru Bermutu Indonesia Maju” pungkas Mugiono.

Peserta Konferensi terdiri dari 5 orang utusan cabang dengan jumlah cabang ada 17 wilayah se Kab.Wonosobo, Pengurus PGRI Kab. Wonosobo, kelengkapan organisasi, dewan pakar, dan anak lembaga, serta badan khusus organisasi lainnya.

Hadir dalam konferensi tersebut dari Pengurus PGRI Provinsi Wk. Ketua 1 Dr Hj Sri Suciati MHum dan Kabiro Kominfo Dr Aguswis serta yang mewakili bupati Wonosobo, Kadispora Wonosobo Dr. Drs. Mushofa MPd serta dari BKD dan Kemenag Wonosobo. ( Wis )





