Home > D’PGRI > PGRI Kalau Pilihan (Pengurus) Kayak Pilkada

PGRI Kalau Pilihan (Pengurus) Kayak Pilkada

Agenda: Konkerkot PGRI Kota Pekalongan
Reporter: Tim Redaksi

 

SEMARANG, derapguru.com – Walikota Pekalongan, H Achmad Afzan Arslan Djuned SE, memiliki banyak kenangan tersendiri membersamai organisasi guru selama menjabat walikota. Salah satu yang paking diingat adalah regenrasi kepemimpinan yang serunya seperti pilkada.

Ingatan tersebut disampaikan Walikota Achmad Afzan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Konkerkot PGRI Kota Pekalongan yang diselenggarakan PGRI Pekalongan, Sabtu 19 Agustus 2023.

“PGRI kalau pilihan (pengurus) kayak Pilkada. Pilkada dalam arti nyempulungke kertas suara ke kotak suara. Benar-benar dipilih oleh para anggota. Kalaupun ada calon yang berbeda, dua kekuatan itu kemudian bersinergi kembali. Ini yang membuat PGRI selalu solid,” tutur Walikota Achmad Afzan.

Walikota Achmad Afzan menambahkan, untuk bisa mencapai tujuan sebuah organisasi harus selalu solid. Dan biasanya, setiap ada organisasi yang pecah, perpecahannya akan sampai ke Walikota. PGRI termasuk organisasi yang solid sehingga tidak ada gejolak yang terdengar sampai ke dirinya.

“Kalau sebuah organisasi ada keretakan atau riak-riak perpecahan, sampainya pasti ke Walikota. Bukan hanya organisasi besar sekelas PGRI. Organisasi sekelas dewan kesenian saja, kalau ada perpecahan, pengurus satu dengan pengurus satunya lagi, ngadune ke Walikota. PGRI ini tidak ada gejolak-gejolak menandakan pepecahan. Sangat solid sekali,” tutur Wawali Achmad Afzan.

Kadisdik

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Zainul Hakim MHum,  menuturkan ada banyak peningkatan dalam bidang pendidikan di Kota Pekalongan. Salah satu di antaranya adalah penghargaan dari Kemendikbudristek dalam hal pencegahan 3 dosa besar pendidikan.

“Dari istilahnya saja kami ngeri; Pencegahan 3 Dosa Besar Pendidikan. Tapi alhamdulillah kita mendapatkannya. Tiga dosa besar pendidikan itu terkait dengan Toleransi, Bullying, dan Kekerasan di lingkungan pendidikan. Hanya dua daerah di Jateng yang dapat undangan,” tutur Zainul Hakim.

Zainul Hakim juga menuturkan Kota Pekalongan untuk memperingati Hari Guru Nasional 2023 yang juga HUT Ke-78 PGRI, pihaknya akan berusaha menghadirkan Mendikbudristek di Kota Pekalongan. Saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dirjen untuk mengatur jadwal kehadiran Mendikbudristek di Kota Pekalongan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Jateng Dr H Muhdi SH MHum, Wakil Ketua PGRI Jateng H Sakbani SPd MH, Wakil Sekretaris PGRI Jatemg, Wahadi MH, Kabiro Kominfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto MPd, Ketua PGRI Kota Pekalongan, dan anggota maupun pengurus PGRI Kota Pekalongan. (za)

You may also like
Ingat Bunda, Cara Komunikasi Anak Laki-Laki dan Perempuan Berbeda
FERDIANSYAH
Komisi X: Selalu Kurang Anggaran, Tapi Tak Berani Terbuka
SMKN 1 Juwangi Grobogan – Estima Industry Kembangkan Motor Listrik
Komisi X Dukung KPK Berantas Gratifikasi PPDB

Leave a Reply