
GROBOGAN, derapguru.com — Numerasi masih menjadi salah satu persoalan serius dalam dunia pendidikan Indonesia. Bahkan dalam proses pemetaan kualitas pendidikan, numerasi menjadi salah satu keterampilan yang diberikan tanda merah sehingga memerlukan perhatian khusus.
Berkomitmen untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan, Tim Dosen UPGRIS yang terdiri atas Duwi Nuvitalia SPd MPd, Sugiyanti SPd MPd, Dhian Endahwuri SPd MPd, dan Veryliana Purnamasari SPd MPd, sengaja turun gunung membantu peningkatan keterampilan numerasi.
Untuk itu mereka menggelar kegiatan bertajuk “PKM Peningkatan Kompetensi Numerasi Guru di KKG Dabin 1 Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Grobogan melalui Pembelajaran Bermakna”. Kegiatan yang belum lama digelar ini, membidik peningkatan kompetensi numerasi guru agar bisa digunakan untuk meningkatkan numerasi pada anak didik.
Duwi Nuvitalia menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 69 peserta yang terdiri atas 60 guru sekolah dasar dan 9 kepala sekolah dari wilayah Dabin 1 Gugus Pangeran Diponegoro Kecamatan Grobogan. Peserta berasal dari sekolah dasar di Desa Jatipohon, Sedayu, dan Karangrejo.
“Alhamdulillah, Kegiatan berlangsung antusias, terlihat dari partisipasi aktif peserta selama sesi pemaparan materi, diskusi penyusunan perangkat ajar, asesmen hingga sesi refleksi bersama,” ungkap Duwi Nuvitalia.
Dalam kegiatan tersebut, tim dosen UPGRIS memberikan penguatan materi yang relevan dengan kebutuhan guru sekolah dasar saat ini, khususnya dalam pengembangan pembelajaran numerasi yang lebih kontekstual dan bermakna. Materi yang disampaikan meliputi: Perancangan numerasi kontekstual dalam pembelajaran sekolah dasar, dan Konsep dan implementasi pembelajaran bermakna (meaningful learning).
“Selain Itu, kami juga mengajarkan cara penyusunan asesmen numerasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) Penyusunan modul ajar untuk meningkatkan numerasi melalui pembelajaran bermakna,” tandas Duwi Nuvitalia. (za)




