Home > D’PGRI > Bukan Hanya Kesejahteraannya, Tapi Juga Kompetensinya

Bukan Hanya Kesejahteraannya, Tapi Juga Kompetensinya

Agenda: Sosialisasi Perjuangan dan Daspen
Reporter: Tim Redaksi

 

SEMARANG, derapguru.com – Perjuangan organisasi sebagai organisasi profesi tidak hanya seputar perjuangan kesejahteraan anggotanya saja. Di samping memperjuangkan kesejahteraan, PGRI memiliki kewajiban untuk meningkatkan pula kompetensi anggotanya. Kedua hal ini harus berjalan bersamaan untuk terciptanya generasi cerdas di negeri ini.

“PGRI tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraaan anggotanya, tapi juga punya tanggung jawab untuk meningkatkan apa itu yang dinamakan kompetensi anggotanya,” tutur Ketua PGRI Jateng, Dr H Muhdi SH MHum, dalam kegiatan Sosialisasi Perjuangan PGRI dan Daspen PGRI Jateng di Gedung Guru PGRI Pemalang Jawa Tengah, Jumat 18 Agustus 2023.

Dr Muhdi menambahkan, persoalan kesejahteraan dan peningkatan kompetensi ini berada dalam satu lajur yang sama. Bila ingin pendidikan maju, kuncinya ada pada guru. Bila ingin guru maju, kuncinya harus terus meningkatkan kompetensi. Bila guru harus meningkatkan kompetensi, maka guru harus disejahterakan atau diberikan modal untuk meningkatkan kompetensi.

“Bila ingin guru meningkatkan kompetensinya, ya sejahterakan dulu guru. Itu kuncinya. Karena untuk meningkatkan kompetensi memang dibutuhkan biaya yang tidak kecil,” tutur Dr Muhdi.

Di luar faktor perlunya peningkatan kompetensi guru, Dr Muhdi juga menyinggung masalah pemerataan guru yang belum  berjalan baik. Masih banyak wilayah yang tidak hanya kekurangan guru, tapi juga kekurangan pengajar-pegajar yang berkompeten. Maka tidak mengherankan, berdasarkan hasil-hasil evaluasi nasional, pendidikan Indonesia selalu tidak dalam keadaan baik-baik saja.

“Sepanjang pendidikan di Indonesia gurunya belum merata secara jumlah maupun kompetensi, maka jangan dilakukan ujian yang sama. Mosok ada orang yang disiapkan dengan cara berbeda, tapi diuji dengan standar yang sama, ya tidak akan beres. Akhirnya guru sendiri yang harus ngepas-ngepaske, akhirnya (nilai) didongkrak,” tutur Dr Muhdi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua PGRI Jateng H Sakbani SPd MH, Kabiro Kominfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto MPd, Wakil Ketua PGRI Pemalang Drs Wilujeng Subianto, dan segenap anggota maupun pengurus PGRI se-Kabupaten Pemalang. (za)

You may also like
SMKN 1 Juwangi Grobogan – Estima Industry Kembangkan Motor Listrik
Komisi X Dukung KPK Berantas Gratifikasi PPDB
Dalam Suasana Duka, Rektor UPGRIS Buka Porsima UPGRIS
Rumah Bu Guru Blora Ludes Dilalap Si Jago Merah

Leave a Reply