
Flores-Derapguru.com
Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan ribuan orang terluka. Demikian juga kerusakan bangunan dan infrastruktur sangat parah. Akibat bencana alam yang menelan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang tak terhindarkan ini telah menyentuh empati dan kepedulian Pengurus PGRI Jawa Tengah untuk membantu para korban melalui jalur organisasi PGRI.

Hari ini, Kamis 10 September 2026, Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr Muhdi SH M Hum menyerahkan bantuan 100 juta rupiah untuk para korban bencana yang diterima langsung oleh Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, S.H.,M.H, di gedung PGRI NTT.
Ketua dan Pengurus PGRI NTT menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi- tingginya atas bantuan yang diberikan PGRI Jawa Tengah dan menyatakan akan segera menyalurkannya kepada para korban khususnya Guru dan Tendik yang masih banyak tinggal di Rumah Tenda Pengungsian.

“Ketua dan Pengurus PGRI NTT menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi- tingginya atas empati, kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh PGRI Jawa Tengah. Mereka pun menyatakan akan segera menyalurkan bantuan yang diterima kepada para korban khususnya para Guru dan Tenaga kependidikan yang masih banyak tinggal di Rumah Tenda Pengungsian”, ujar Dr Muhdi melalui rilis yang disampaikan kepada derapguru.com

“Salam hormat dan terima kasih dari ketua dan pengurus PGRI NTT untuk pengurus PGRI Jawa Tengah beserta seluruh jajaran dan anggota yang telah menunjukkan kepedulian dan empati, membantu para korban bencana di NTT “, tambah Dr Muhdi. (Wis/pur)




