
Banjarnegara, derapguru.com-Siapa bilang guru PJOK hanya bisa meniup peluit dan menyuruh murid lari kesana kemari. Buktinya guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK SD Kabupaten Banjarnegara, Rabu 9 September 2026, berhasil memamerkan puluhan inovasi pembelajaran. Bertempat di Balai Apung Surya Yudha Park Banjarnegara, puluhan karya inovasi pembelajaran PJOK tersajikan media pembelajaran, inovasi alat dan permainan, pemanfaatan teknologi untuk PJOK, literasi dan numerasi berbasis aktivitas gerak, bahkan sampai coding berbasis PJOK.

Kepala Dindikpora Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo yang hadir dalam kegiatan itu memberikan apresiasi yang tinggi.
“Ini menunjukan guru PJOK terus belajar, berkarya, berinovasi bahkan berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga murid dapat terlayani dengan baik. Melalui acara ini pula terbukti bagaimana kekompakan, gotong royong dan budaya saling berbagi sangat menonjol,” ungkap Yusuf.
Ketua KKG PJOK SD Kabupaten Banjarnegara Slamet Sugiyanto mengungkapkan bahwa program ini merupakan agenda kolosal dua tahunan sekali. Artinya setiap 2 tahun ada even besar yang mengumpulkan seluruh guru PJOK SD se Banjarnegara. Pasar PJOK juga sebagai upaya membangun ekosistem belajar yang positif bagi guru PJOK SD.
”Untuk tahun ini kegiatan kolosal dalam bentuk Pasar PJOK. Harapannya semua guru dapat mengambil inspirasi inovasi pembelajaran yang kemudian dapat ditiru dan terapkan dalam pembelajaran di sekolah masing-masing. Kita juga perlu membangun ekosistem pembelajar, yang mendorong guru PJOK mau dan mampu belajar sepanjang hayat,” jelas Kepala SDN 1 Krandegan Banjarnegara itu.
Pengumpulan naskah inovasi pembelajaran dari kegiatan ini menghasilkan sedikitnya 20 naskah yang inovatif dan bermakna. Terpilin enam karya terbaik yang didiseminasikan dalam forum tersebut, yang berasal dari KKG PJOK Kecamatan Karangkobar, Sigaluh, Wanayasa, Banjarmangu, Pagedongan, dan Pejawaran. (Heni P)




