Home > D’PGRI > Bupati Mansur Minta Disdik Pemalang Timbang Gerakan Lepas Gadget

Bupati Mansur Minta Disdik Pemalang Timbang Gerakan Lepas Gadget

BUPATI PEMALANG MANSUR HIDAYAT

PEMALANG, derapguru.com – Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, meminta Dinas Pendidikan menimbang sebuah regulasi atau gerakan supaya anak-anak bisa lepas gadget pada malam hari. Tujuannya agar anak-anak usia sekolah dapat belajar secara lebih serius dan dapat lepas dari kebergantungan terhadap gadget.

Arahan penting tersebut disampaikan Bupati Mansur saat menghadiri acara Resepsi HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022 yang digelar oleh PGRI Kabupaten Pemalang, Rabu 30 November 2022.

Baca Juga: Indonesia Emas Hanya Bisa Lewat Pendidikan, Pendidikan Kuncinya Guru

“Kami minta semua pihak mengambil peran. Sekolah, lingkungan, dan keluarga juga harus berperan. Kita harus mencari solusi supaya anak-anak usia sekolah dapat lepas sejenak dari gadget. Mungkin selepas magrib dibikin gerakan lepas gadget atau apa,” tutur Bupati Mansur.

Bupati Mansur mengaku prihatin dengan kondisi anak-anak usia sekolah saat ini. Sepanjang waktu mereka bermain gadget dan kehilangan masa-masa emas untuk belajar hanya karena bermain game. Kondisi inilah yang oleh Bupati Mansur perlu diwaspadai oleh semua pihak.

Baca Juga: Guru Perlu Bekali Siswa Kecerdasan Emosional dan Spiritual

Lebih lanjut, Bupati Mansur juga mengucapkan ucapan selamat ulang tahun ke-77 PGRI dan selamat Hari Guru Nasional Tahun 2022. Bupati Mansur mengucapkan banyak terima kasih atas peran guru dalam mendidik generasi bangsa.

“Saya sering melihat di daerah-daerah, guru sampai harus menambah jam pelajaran supaya siswanya bisa mengikuti batas ketuntasan belajar. Beliau-beliau ini tidak dibayar. Ini menjadi catatan saya, maka saya sampaikan terima kasih, dan mohon para guru tetap bekerja dengan semangat dan ikhlas,” tutur Bupati Mansur.

Bupati Mashur menyadari profesi guru adalah profesi yang mulai dalam lurus. Profesi ini paling banyak mendapatkan pahala dan jauh dari tindakan-tindakan buruk. “Misalnya mau korupsi, yang mau dikorupsi apa. Paling korupsi waktu,” tandas Bupati Mansur disambut tawa riah para audiens. (za)

You may also like
Dr Muhdi: Ada Pak Sugianto dari Temanggung, Tiap Hari Bikin Video
PGRI Banyumas Raya Raih Juara Umum
Nadiem Targetkan 100 Ribu Guru Penggerak di 2024
Jokowi: Guru Bukan Pekerjaan Ringan

Leave a Reply