
Boyolali, derapguru.com-Pembukaan Konkerkab II PGRI Kabupaten Boyolali di gedung PGRI setempat, Rabu 22 Juli 2026 diawali dengan mengumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars PGRI dan Hymne PGRI yang dilantunkan secara khidmad oleh seluruh peserta.
Ketua Panitia, yang juga Ketua II Pengurus PGRI Kabupaten Boyolali, Eko Miswanto, SPd MPd dalam laporannya menyampaikan dasar dan tujuan digelarnya Konkerkab II PGRI Kabupaten Boyolali.
“Tujuan diselenggarakannya Konkerkab II PGRI Kabupupaten Boyolali ini adalah untuk melaporkan dan menilai pelaksanaan program kerja PGRI Kabupaten Boyolali tahun 2025, serta menyusun, menentukan dan menyepakati pelaksanaan program kerja tahun 2026. Kemudian juga untuk menentukan sikap organisasi terhadap isu yang berkembang, khususnya terkait pendidikan dan guru”, jelas Eko Miswanto.
Kemudian diungkapkan juga tentang Tema Konkerkab II PGRI Kabupaten Boyolali, yakni, “Guru Bermutu Indonesia Maju”..
Adapun peserta Konferensi Kerja tersebut, berjumlah 200 orang, terdiri semua pengurus PGRI Kabupaten Boyolali, utusan Pengurus Provinsi, perwakilan pengurus Cabang/Cabsus dan Ranting, perangkat organisasi, YPLP, dan peninjau. Kegiatan tersebut, didanai seluruhnya dari APBO PGR Kabupaten Boyolali.
Wujudkan Pendidikan Bermutu
Sambutan berikutnya, disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Boyolali,Wahyudi SPd yang mengungkapkan filosofi Tri Rukun, dalam upaya optimalisas kinerja PGRI sebagai organisasi profesi, organisasi perjuangan dan orgsnisasi ketenaga kerjaan, dengan memperkuat tumbuh kembang PGRI dari akar rumput atau Ranting, “Memberdayakan potensi anggota yang berada di Cabang dan Ranting PGRI adalah hal penting agar PGRI menjadi organisasi yang semakin kuat memperjuangkan kepentingan anggota dan memajukan pendidikan”, tegas Wahyudi.

Disinggung juga oleh Wahyudi tentang pentingnya para guru memahami dan mengikuti perkembangan dan digitalisasi pendidikan, dalam upaya mewujudkan pendidikan bermutu
Berikutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, S.STP, MSi dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa PGRI adalah Organisasi terbesar di Indonesia, dan kontribusinya terhadap pendidikan juga besar. Karena itu pihaknya selalu mendukung program PGRI bersinergi dengan kebijakan pemerintah dan diharapkan hubungannya selalu kompak, Kepada para guru, Kepala Dinas mengingatkan untuk selalu melaksanakan tugas profesinya dengan baik demi terwujudnya pendidikan bermutu. Terkait kesejahteraan guru, Kadinas menyatakan yang belum dan sudah, lebih banyak yang sudah.
“Kalo bicara kesejahteraan guru saat ini, yang belum sejahtera dan sudah sejahtera, lebih banyak yang sudah”, ucap Kadinas, Dwi Hari Kuncoro menegaskan.

Terkait agenda Konkerkab II PGRI Kabupaten Boyolali, Kadinas berharap Program kerja yang dibuat PGRI agar selalu bersinergi dengan program dan kebijakan dinas pendidikan, demi terwujudnya pendidikan bermutu.
Turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut,Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr Hj Sri Suciati, M Hum. Hadir pula dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Tengah, Utusan dari Kemenag, dan undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis, SK Kepengurusan PGRI Ranting. Di Kabupaten Boyolali ada 273 Ranting yang seluruhnya menerima SK Kepengurusan PGRI (Pur)




