
SEMARANG, derapguru.com — PGRI Jawa Tengah tetap berfokus pada pengembangan kompetensi guru. Untuk itu, melalui kelengkapan lembaga organisasi, mereka menggelar berbagai macam pelatihan yang dikhususkanuntuk para guru.
Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI Jateng, Dr H Muhdi SH MHum, di sela kegiatan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Jateng yang dipusatkan di Balairung UPGRIS Kampus Cipto Semarang, Sabtu 25 April 2026.
“Sebagai organisasi profesi, fokus kami tetap pada pengembangan kompetensi guru. Berbagai pelatihan sudah kami jalankan dan akan terus berlanjut,” kata Muhdi.
Dalam upaya meningkatkan kualitas guru, lanjut Muhdi, PGRI Jateng tidak hanya menggelar pelatihan-pelatihan secara rutin yang bisa diakses secara luas. Tapi juga dengan memfasilitasi organisasi yang ada di bawahnya untuk menggelar pelatihan-pelatihan serupa di wilayahnya.
“Kami juga berperan aktif memfasilitasi kabupaten/kota dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, dengan melibatkan dinas pendidikan setempat. Sinergi ini penting agar peningkatan kualitas guru dapat merata di seluruh wilayah,” ujar Muhdi.
Muhdi menambahkan, terkait dengan Konkerprov, kegiatan rutin ini dilangsungkan untuk mempertanggungjawabkan kegiatan yang telah dilakukan selama satu tahun terlewat. Selain itu kegiatan ini juga digunakan untuk merancang program organisasi selama satu tahun ke depan.
“Sebelumnya kami telah mengikuti Konkernas di Jakarta. Program dari Konkernas kemudian kami tindak lanjuti menjadi program PGRI Provinsi. Selanjutnya, program dari PGRI Jawa Tengah akan di-breakdown menjadi program PGRI di daerah,” urai Muhdi. (za)




