
WONOSOBO–DERAPGURU.COM
Ketua PGRI Temanggung Nor Akhlis menegaskan, komitmen kepedulian antar sesama pendidik dan masyarakat, PGRI se-Eks Karesidenan Kedu, termasuk PGRI Kabupaten Temanggung telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban musibah kebakaran di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Minggu (27/9/2026).
Menurut laporan Sratman MMPd Ketua PGRI Wonosobo, Musibah kebakaran hebat yang melanda Desa Tieng pada Sabtu (12/9/2026) lalu tersebut menghanguskan sedikitnya 17 rumah warga, satu mushola, dan satu gudang. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, terlebih dua rumah anggota PGRI Kabupaten Wonosobo ikut ludes terbakar.
“Kedua tenaga pendidik yang menjadi korban dalam musibah tersebut adalah Walmunar, guru SMP Negeri 1 Kejajar, dan Tri Hastuti, guru SMK Informatika PGRI Wonosobo”,terang Suratman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjut Nor Akhlis menambahkan, gabungan pengurus PGRI se-Eks Karesidenan Kedu yang meliputi PGRI Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen menyerahkan bantuan sebagai wujud nyata empati dan kebersamaan organisasi. “Ini adalah wujud solidaritas dan kebersamaan organisasi”, tegas Nor Akhlis.
Penyaluran bantuan dikoordinasikan secara langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Wonosobo, Suratman, M.Pd., bersama Pengurus Cabang PGRI Wonosobo. Bantuan diserahkan secara khusus kepada kedua guru terdampak, serta secara umum bagi warga masyarakat melalui Posko Penanganan Bencana Kebakaran Desa Tieng.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kedua guru kami khususnya, serta seluruh korban musibah pada umumnya, dalam menjalani proses pemulihan pascabencana”,harap Nor Akhlis.
“Gerakan kepedulian ini merupakan implementasi nyata dari program Aksi Solidaritas PGRI Peduli yang senantiasa hadir mendampingi anggota dan masyarakat dalam kondisi suka maupun duka”, Pungkas Nor Akhlis.(Wis)





