
SEMARANG, derapguru.com — Rencana untuk memusatkan Puncak Peringatan HUT Ke-81 PGRI di Stadion Jatidiri Semarang terpaksa batal karena lokasi acara sudah full booking. Untuk itu, kegiatan rutin tahunan PGRI Jawa Tengah tersebut akan kembali digelar di Balairung UPGRIS Kampus Cipto Semarang.
Kepastian tersebut disampaikan Wakil Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua I PGRI Jawa Tengah, Dr Hj Sri Suciati MHum, dalam Rapat Koordinasi Panitia HUT Ke-81 PGRI yang digelar di Ruang Rapat PGRI Jawa Tengah, Rabu 7 Oktober 2026.

“Ternyata lokasi yang kita rencanakan sudah full booking. Jadwal tiga bulan ke depan sudah penuh semua. Kalau mau pakai Jatidiri mungkin kita harus booking tahun ini untuk kegiatan tahun depan,” urai Sri Suciati yang bertugas memastikan booking lokasi Stadion Jatidiri Semarang.
Dalam rapat sebelumnya, Stadion Jatidiri Semarang memang sempat menjadi incaran lokasi pelaksanaan Puncak HUT PGRI di Jawa Tengah. Sayangnya, harapan tersebut harus pupus ketika stadion yang menjadi markas besar PSIS dan Java United tersebut ternyata sudah full booking sejak berbulan-bulan lalu.

Sri Suciati menambahkan, dengan batalnya penggunaan Stadion Jatidiri, maka seluruh panitia diminta untuk menyesuaikan rencana yang disusun. Harapannya, meski berpindah lokasi pelaksanaan Puncak HUT PGRI tetap akan berjalan secara khidmad dan lancar.
“Kita laksanakan sebaik-baiknya di Balairung UPGRIS tanggal 5 Desember 2026,” tandas Sri Suciati.

Ketua Pelaksana yang juga Wakil Ketua III PGRI Jawa Tengah, Jumanto MPd, meminta seluruh panitia mematangkan program yang telah dicanangkan. Dia meminta panitia bisa memastikan agar jadwal setiap agenda tidak bertumbukan dan bisa dikomunikasikan dengan pengurus daerah.
“Pastikan jadwal ziarah sudah dikoordinasikan dengan pengurus kabupaten/kota. Termasuk kepastian kegiatan donor darah di Kabupaten/Kota agar mereka dapat segera bekerja sama dengan PMI setempat,” ungkapnya.

Sedangkan Sekretaris Panitia yang juga Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, Drs Aris Munandar MPd, meminta agar seluruh panitia dapat bekerja dengan maksimal meski lokasi berubah. Setiap seksi diminta agar bisa merancang dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Mohon dipastikan semua kegiatan dapat berjalan baik dan lancar. Kalau puncak acara mengundang sekitar 2500an orang, pastikan parkir, makanan, dan layanan lainnya dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya. (za)




