
SEMARANG, derapguru.com — Tim verifikator Sinta LPPM UPGRIS langsung melakukan ‘gerak cepat (gercep)’ untuk mendampingi para dosen melakukan update Sinta. Program pendampingan update Sinta ini dijalankan setelah mendapatkan mandatori dari pimpinan agar para dosen UPGRIS melakukan percepatan update Sinta.
Hal tersebut disampaikan salah satu Tim Verifikator Sinta LPPM, Dr Jafar Sodiq MHum, saat bertugas mendampingi para dosen melakukan update Sinta di Menara UPGRIS Kampus Gajah Semarang, pagi ini, Kamis 8 Oktober 2026.
“LPPM dapat mandatori dari pimpinan untuk percepatan update Sinta. Tujuannya supaya indeks Sinta para dosen dapat naik dan nantinya akan berdampak pula indeks Sinta universitas,” urainya.
Jafar Sodiq menambahkan, untuk percepatan update Sinta ini, LPPM UPGRIS menerjunkan 4 tim di beberapa titik gedung kampus. Khusus pendampingan di UPGRIS Kampus Gajah ini, tim yang diterjunkan terdiri atas dirinya, Ibnu Fatkhu Royana SPd MPd, dan Pandu Kresnapati SPd MPd.
“Masih ada tiga tim lain yang terjun. Ketiganya ada di kampus pusat. Tugasnya sama, melakukan pendampingan juga,” ungkap Jafar.
Ibnu menambahkan masalah rata-rata yang dihadapi para dosen adalah banyak berkas-berkas yang tidak masukkan ke Sinta. Padahal berkas-berkas tersebut sudah berseliweran di internet, tapi ternyata berkas-berkas itu belum masuk di dalam Sinta.
“Bukunya sudah sampai kemana-mana, hal ciptanya juga sudah diakui, artikel jurnalnya sudah banyak dikutip, tapi ternyata semuanya belum di-input ke Sinta,” urai Ibnu.
Ibnu meminta, agar para dosen selalu menginput secara rajin dalam Sinta. Setiap kali mendapatkan berkas, jangan lupa untuk langsung menginput, sehingga tidak terjadi penumpukan.
“Jangan sampai menumpuk dulu baru kemudian di-input. Nanti kerepotan sendiri. Maka setiap kali mendapatkan berkas, sebaiknya berkas tersebut segera diinput,” tandas Ibnu. (za)




