
SEMARANG, derapguru.com — Dalam proses pembelajaran, guru tidak hanya menjadi role model dalam ranah ilmu pengetahuan bagi siswa. Tapi guru juga menjadi role model dalam ranah karakter, perilaku, sikap, dan tanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Dosen UPGRIS, Dr Mei Fita Asri Untari MPd, dalam Seminar Nasional bertajuk “Guru sebagai Role Model dalam Integrasi Nilai Moral dan Etika Menuju Generasi Berencana di Era Digital” yang digelar Himpunan Mahasiswa Prodi PGSD UPGRIS, baru-baru ini.
“Guru memiliki peran sebagai role model yang tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan tanggung jawab,” urai Mei Fita.
Karena dalam proses pembelajaran siswa merekam ilmu dan karakter guru, Mei Fita mengingatkan, seorang guru harus benar-benar bijak dalam bersikap maupun dalam mengajarkan ilmu. Jangan sampai perilaku-perilaku guru yang kurang pantas dijadikan role model bagi siswa.
“Pastikan apa yang kita lakukan bisa menjadi teladan bagi siswa,” tandasnya.
Dalam seminar yang diikuti lebih dari tiga ratus peserta tersebut, selain Mei Fita dihadirkan pula Duta Genre Indonesia, Muhammad Fadhlan Kholid. Dalam momen ini Fadhlan Kholid membahas pentingnya etika digital dan personal branding bagi generasi muda.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa media sosial harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, pengembangan diri, dan penyebaran informasi yang bermanfaat. Dia juga mengajak peserta untuk membangun personal branding melalui prinsip Authenticity, Consistency, Value, dan Differentiation. (za)




