
Banjarnegara, derapguru.com-Ratusan penonton memadati tribun barat Stadion Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Jumat 9 Oktober 2026, kala dibuka turnamen sepak bola terbesar bagi guru, Trofeo PGRI Banjarnegara 2026. Kegiatan dibuka oleh Ketua PGRI Banjarnegara Heling Suhono, didampingi Kepala Dindikpora Banjarnegara Yusuf Agung Prabowo, Kepala Kemenag Sukarno dan Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong.
Dalam sambutannya, Heling mengungkapkan kompetisi sepak bola untuk guru ini baru pertama kali digelar di Banjarnegara.
“Ini sesuai visi kita untuk menjadikan PGRI kuat. Kuat dari sisi organisasi dan juga kuat secara jasmani anggotanya. Jika ini sukses, maka tiap tahun akan kita gelar,” janji Heling.
Pada partai pembuka, tim Laskar Gunung Petarangan PGRI Batur harus menelan pil pahit kekalahan dengan skor tipis 1-0 atas PGRI Bawang.
Pada partai kedua, mempertemukan dua tim yang sama kuat, PGRI Madukara dan PGRI Mandiraja. Drama 5 gol tercipta dari partai ini. PGRI Mandiraja yang bermain sangat taktis membuka keunggulan lewat gol cepat di babak pertama. Sampai turun minum, kedudukan 1-0 tetap bertahan. Di babak kedua, PGRI Madukara terus menggedor pertahanan PGRI Mandiraja dan berhasil menyamakan kedudukan. Namun di akhir babak kedua, pemain belakang PGRI Madukara membuat blunder fatal yang berujung pada gol bunuh diri, 2-1 untuk PGRI Mandiraja. Meski hari telah gelap, namun ternyata drama belum berakhir, lagi-lagi lewat seranan taktis, PGRI Mandiraja mampu menambah keunggulan menjadi 3-1. Jelang adzan maghrib, sebelum peluit akhir dibunyikan wasit, PGRI Madukara mampu mencuri gol lagi, namun tak cukup menolong mereka untuk tersingkir.
Pada partai esok, Sabtu 10 Oktober 2026, akan kembali digelar big match Banjarnegara bagian utara, mempertemukan antara PGRI Banjarmangu vs PGRI Kalibening dan PGRI Pagentan vs PGRI Pandanarum. (H Pur)




