
Sragen, derapguru.com-Dalam rangka melaksanakan program pengabdian masyarakat, dan peringatan HUT ke-81 PGRI, PGRI Jateng, PGRI Kabupaten Sragen, dan anggota DPD RI Dapil Jateng Dr Muhdi membantu air bersih dan Torn (tandon air) untuk masyarakat di beberapa wilayah kabupaten Sragen yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Bantuan dari PGRI Jateng berupa 10 tangki air bersih dan 4 Torn (Tandon air), dari PGRI Kabupaten Sragen ditambah menjadi 23 tangki, dan dari anggota DPD RI Dapil Jateng Dr Muhdi ditambah lagi dalam bentuk uang tunai 7 juta rupiah. Demikian diungkapkan Ketua PGRI Kabupaten Sragen, Prihantomo,SPd MPd, saat menerima bantuan tersebut yang dilakukan secara simbolis di Dusun Dukuh, Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat, 9 Oktober 2026.
Sesuai Pengajuan Cabang
“Kami mengajukan permohonan ke PGRI Jateng sesuai permintaan dari Cabang PGRI berupa 10 tangki air bersih dan 4 Torn (Tandon air bersih), dan kami tambahkan bantuan tersebut menjadi 23 tangki. Alhamdulillah saat ini mendapat tambahan bantuan dari pak Muhdi pribadi selaku anggota DPD RI Rp. 7 juta, akan segera kami salurkan berupa air bersih dan tendon air (Torn) ke masyarakat Sragen yang masih membutuhkan air bersih”, ujar Prihantono.

Wakil Ketua PGRI Sragen, Tanto menambahkan, beberapa wilayah di kabupaten Sragen yang mengalami kekeringan saat ini ada di Kecamatan Miri, Jenar, Sukodono, Mondokan, dan Gesi. Diungkapkan juga, cabang-cabang yang tidak mengalami kekeringan selama ini bergotong royong membantu masyarakat di wilayah lain yang kekeringan.

Sekdes Jenar Lasiman saat menerima bantuan tersebut mengungkapkan, Air adalah sumber penghidupan, dan di wilayah desa tersebut terdapat 4500 warga, dan 1411 KK. Ada 2 dukuh di Desa Jenar yang mengalami kekurangan air. Dan pihaknya sudah mengajukan bantuan ke berbagai pihak. “Air adalah sumber penghidupan. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada PGRI Jateng, anggota DPD RI bapak Dr Muhdi dan PGRI Kabupaten Sragen beserta seluruh jajaran dan para guru yang telah memberikan bantuan yang sangat kami butuhkan”, ujar Lasiman.
“Kami berdoa semoga yang telah memberi bantuan kepada kami, semuanya diberikan kesehatan, kesuksesan dan dimudahkan dalam segala urusan”, tambah Lasimin.
Perjuangan untuk Guru P3K
Ketua PGRI Jateng, sekaligus sebagai anggota DPD RI, Dr Muhdi, SH MHum pada kesempatan tersebut mengungkapkan perjuangan PGRI bukan hanya untuk para guru tetapi juga kepada masyarakat. “Bantuan air bersih ini sekaligus menunjukkan kepedulian PGRI kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air bersih. Semoga bermanfaat dan kami berdoa agar segera turun hujan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kekurangan air bersih”, ujar Dr Muhdi.

Terkait perjuangan untuk guru, Dr Muhdi mengungkapkan saat ini pihaknya terus berjuang melalui kewenangan yang dimiliki sebagai anggota DPD RI agar guru P3K segera diangkat menjadi PNS, dan P3K paruh waktu menjadi penuh waktu. “Semoga tahun 2027 para guru P3K sudah bisa diangkat menjadi PNS, dan P3K paruh waktu menjadi penuh waktu. Kami berjuang agar perubahan itu tidak melalui tes lagi, ini yang masih terus kami perjuangkan”, tegas Dr Muhdi.

Sebagai ungkapan rasa bahagia dan syukur kepada Tuhan, masyarakat desa Jenar membuat tumpeng dan disajikan untuk semua yang hadir. Dr Muhdi memotong tumpeng dan diberikan kepada Sekdes Lasiman.
Pengurus PGRI Jateng yang turut hadir pada kegiatan tersebut Sekum, Drs Aris Munandar, MPd, Bendahara Drs H Wahadi, MH, Ketua Biro Kerjasama dan pengembangan Usaha Imron Rosyadi, SH MPd, dan Ketua Biro Kaderisasi dan Keanggotaan PGRI, Dr H Maryanto MSi. (Pur)




