Home > D’Pop > Daerah > PPL Lebih Dari 40 Tahun Lalu, Saya Masih Ingat

PPL Lebih Dari 40 Tahun Lalu, Saya Masih Ingat

SEMARANG, derapguru.com — Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) atau dulu dinamakan program Magang atau PPL, akan menjadi salah satu mata kuliah yang paling membekas bagi mahasiswa pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Pengembagan Profesi (LPP) UPGRIS, Dr Wiyaka, dalam “Upacara Penerjunan Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan II Tahun Akademik 2022/2023” di Balairung UPGRIS, Kamis 2 Februari 2023.

“PPL lebih dari 40 tahun lalu, saya masih ingat. Di mana saya duduk. Di samping saya ada siapa. Di kelas mana saya mengajar. Semua masih saya ingat” tutur Dr Wiyaka.

Inilah kenapa, lanjut Dr Wiyaka, dirinya berharap agar mahasiswa menempuh program PLP secara baik agar kenangannya juga baik. Dr Wiyaka juga berpesan agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik kampus selama menempuh PLP di sekolah.

Dr Wiyaka menyampaikan, ada dua hal yang bisa menjadi bekal sukses dalam mengikuti program PLP ini. Pertama, paham apa yang diajarkan, atau dalam bahasa lain, menguasai materi yang akan disampaikan.

“Kedua, tahu bagaimana cara mengajarkannya. Kalau soal ini saya yakin para mahasiswa sudah menguasainya karena semua sudah mendapatkan ilmu pedadogik,” tutur Dr Wiyaka.

Sementara itu, Kepala Pusat Sumber Belajar, Kurikulum, dan PPL UPGRIS, Dr Prasetiyo, menyampaikan bahwa pada program PLP II tahun ini diterjunkan mahasiswa sebanyak 902 mahasiswa. Sedangkan sekolah sebanyak 88 sekolah di 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Program ini akan berlangsung mulai hari ini sampai dengan tanggal 19 Maret 2023 mendatang. Penarikan dijadwalkan 20 Maret 2023” tutur Dr Prasetiyo.

Lebih lanjut Dr Prasetiyo menuturkan, mahasiswa yang diterjunkan dalam PLP II ini telah dibekali kemampuan analisis kritis. Harapannya, selama menjalani pratik mengajar di sekolah mereka dapat membuat artikel ilmiah yang bisa diterbitkan pada jurnal-jurnal ilmiah. (za).

You may also like
Dr Bunyamin: Ramadan Membuat Kita Kembali Menemukan Jati Diri
Cerita Tengkleng, Nasi Ayam, dan Bakso di Halal Bi Halal UPGRIS
PGRI Jateng-UPGRIS Kirim Bantuan Senilai 270 Juta Untuk Banjir Demak-Grobogan
Dr Fenny: Tidak Ada Lagi Prodi Yang Bilang: ‘Yang penting ada RPS-nya’

Leave a Reply