Home > BERITA > Kurikulum Merdeka Diperkaya Cara Belajar Oxford

Kurikulum Merdeka Diperkaya Cara Belajar Oxford

iwan syahlil (2)

Agenda: Dirjen |PAUD dan Dikdasmen Kemendikbudristek

Reporter: Tim Redaksi

 

JAKARTA, derapguru.com – Oxford International Curriculum dan OxfordAQA International Qualifications yang diperkenalkan oleh Oxford University Press akan turut memperkaya Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dengan pengalaman belajar internasional ini merupakan hasil kerja sama pemerinbtah dengan Oxford University Press, Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia, dan Kedutaan Besar Inggris Jakarta.

Oxford University Press merupakan sebuah departemen di Universitas Oxford, memperkenalkan pendekatan holistik untuk siswa berusia 2 hingga 19 tahun dengan mengutamakan kesejahteraan siswa.  Ini mencakup Oxford International Curriculum dan OxfordAQA International Qualifications.

Oxford International Curriculum dirancang untuk memberikan kesejahteraan pada semua proses belajar mengajar dan untuk mengembangkan keterampilan dan sikap global melalui semua mata pelajaran inti, dari tahun awal hingga sekolah menengah pertama.

Sedangkan OxfordAQA International Qualifications dirancang untuk menghasilkan siswa terbaik di seluruh dunia. Ujian ini memprioritaskan keterampilan khusus mata pelajaran dibandingkan kemahiran bahasa dan pengetahuan budaya, selaras dengan prinsip Penilaian Adil OxfordAQA yang unik.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek, Iwan Syahril, mengatakan Oxford International Curriculum dan OxfordAQA International Qualifications ini akan mendukung pendekatan pendidikan yang komprehensif dan inklusif.

“Kementerian dengan sepenuh hati menyambut mitra dan pemangku kepentingan internasional kami yang berdedikasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola sekolah, pengajaran, dan pembelajaran di Indonesia,” kata Iwan di Jakarta, Jumat 27 Oktober 2023.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey menyampaikan dukungannya terhadap institusi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan pendidikan kelas dunia melalui penyediaan kurikulum Inggris yang berkualitas tinggi. Merancang, mengembangkan dan melaksanakan kurikulum dan kualifikasi yang memungkinkan pelajar untuk maju ke tahap berikutnya.

“Utamanya dalam pendidikan dan karier mereka adalah bidang inti keahlian negara Inggris, dan saya ingin membina lebih banyak kemitraan dengan lembaga-lembaga pendidikan Indonesia.” terangnya.

Kepala Kemitraan Global di Oxford University Press, Luke Sweetman, menyatakan sangat senang dapat berkolaborasi dengan Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia dalam upaya penting ini.  Oxford University Press memiliki komitmen jangka panjang terhadap pendidikan dan pengembangan kesiapan siswa untuk masa depan.

“Bersama dengan Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia, acara ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para pendidik, administrator sekolah, dan pembuat kebijakan untuk berbagi dan belajar dari pengalaman dan keahlian satu sama lain,” ujar Sweetman.

Ketua Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia, Haifa Segeir menekankan, perkumpulan Sekolah SPK Indonesia berdedikasi untuk mengembangkan lingkungan pendidikan menyeluruh yang memprioritaskan kesejahteraan siswa.

“Kolaborasi kami dengan Oxford University Press mewakili langkah signifikan menuju penciptaan masa depan yang lebih cerah untuk generasi muda Indonesia. Kami percaya bahwa dengan bekerja sama, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik dan berkontribusi terhadap kesejahteraan siswa kami secara keseluruhan,” katanya. (za)

You may also like
“Kangsadewa Adu Jago” Mewarnai Gelar Karya P5 SMK PGRI 01 Semarang
Bagas – Tasyfa, Mahasiswa Baru Yang Sabet Gelar Pupika UPGRIS 2024
Pendanaan Non-UKT Akan Jadi Indikator Kinerja PTNBH
Dalam Suasana Duka, Rektor UPGRIS Buka Porsima UPGRIS

Leave a Reply