Home > UPGRIS > Kemiskinan Bukan Halangan, Rektor UPGRIS Tawarkan Kuliah Gratis Plus Uang Saku

Kemiskinan Bukan Halangan, Rektor UPGRIS Tawarkan Kuliah Gratis Plus Uang Saku

DR SRI SUCIATI

BATANG, derapguru.com – Rektor Universitas PGRI Semarang, Dr Sri Suciati, menyampaikan kemiskinan saat ini bukan lagi halangan bagi seseorang untuk bermimpi menempuh kuliah. Pasalnya, sejak ada program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) membuat orang dari keluarga tidak mampu tetap memiliki hak yang sama untuk menempuh pendidikan di bangku kuliah.

“Bagi siswa dari kalangan keluarga tidak mampu kami sediakan program kuliah gratis melalu seleksi jalur KIP-Kuliah. Siswa yang lolos melalui jalur seleksi ini akan mendapatkan beasiswa kuliah gratis, plus diberi uang saku per bulan 950 ribu rupiah,” tutur Dr Sri Suciati di hadapan 800-an siswa SMK PGRI Batang, Kamis 5 Januari 2024.

Lebih lanjut Dr Sri Suciati menyampaikan bahwa program seleksi jalur KIP-Kuliah merupakan wujud dukungan UPGRIS terhadap program pemerintah yang berusaha menjembatani masyarakat kurang mampu supaya tetap dapat mengakses bangku perkuliahan.

“Mimpi saja tidak cukup, harus dikejar, harus diwujudkan. Caranya bagaimana, ya itu tadi, dengan bersekolah, dengan cara menempuh pendidikan. Pendidikan adalah kunci pembuka masa depan. Sekarang tidak ada lagi halangan bagi orang tidak mampu untuk bersekolah,” tutur Dr Sri Suciati di sela kegiatan “Penguatan Profil Pelajar Pancasila” di SMK PGRI Batang.

Lebih lanjut Dr Sri Suciati menyampaikan, bahwa selain memiliki jalur kuliah gratis, UPGRIS juga memiliki beberapa jalur lainnya seperti jalur prestasi, jalur reguler, dan jalur rekognisi. Jalur reguler merupakan jalur seleksi biasa atau seleksi umum dalam kuliah. Sedangkan jalur prestasi memberikan akases bagi siswa-siswa berprestasi untuk kuliah di UPGRIS.

“Berbeda dengan jalur rekognisi. Jalur rekognisi ini menjadi jalur bagi para pekerja dan pekerja yang pernah menempuh kuliah tapi tidak terselesaikan. Ada pengakuan dalam bentuk konversi terhadap beberapa SKS kuliah yang pernah ditempuh sehingga mahasiswa hanya tinggal melanjutkan sisa-sisa  kuliah yang belum diambil,” tutur Dr Sri Suciati.

Hadir dalam acara tersebut, Pembina UPGRIS yang juga Ketua PGRI Jawa Tengah Dr Muhdi, Wakil Rektor III UPGRIS yang juga Ketua LKBH PGRI Jateng Dr Sapto Budoyo, dan Wakil Rektor IV UPGRIS yang juga Ketua PGRI Kota Semarang Dr Nur Khoiri, dan Ketua PGRI Kabupaten Batang Arief Rahman SPd MSi. (za)

You may also like
KIP KULIAH
Pendaftaran KIP-K Sudah Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Rektor UPGRIS: Bahasa Memiliki Kekuatan
Rektor UPGRIS Singgung Goody Bag sampai Gembes Mahasiswa Baru
Harapkan Rasa Handarbeni dan Angrungkepi

Leave a Reply