Home > D’PGRI > Hanya 15 Persen, Orang Sukses Karena Kepintaran

Hanya 15 Persen, Orang Sukses Karena Kepintaran

DR MUHDI

KENDAL, derapguru.com – Kepintaran yang dimiliki seseorang ternyata hanya menyumbang 15 persen dari kesuksesan yang dicapainya. Fakta tersebut disampaikan oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr Muhdi, saat mengisi “Penguatan Profil Pelajar Pancasilan di SMA PGRI 01 Sukorejo Kabupaten Kendal, Kamis siang ini, 26 Januari 2023.

“Dulu kalau matematikanya ga bagus, dianggap tidak pinter. Padahal yang dulu matematikanya pinter belum tentu sukses juga. Dan faktanya, kepintaran hanya menyumbang 15 persen dari kesuksesan seseorang,” tutur Dr Muhdi.

Lebih lanjut Dr Muhdi menuturkan, hal yang memberikan sumbangsih paling besar dalam kesuksesan seseorang adalah kepribadian yang bagus. Mereka yang memiliki kepribadian bagus rerata akan berkembang menjadi orang sukses.

“Orang yang tidak pernah rangking 1. Rangkingnya mungkin 21 terus. Tapi karena memiliki kepribadian yang bagus, (dia) jadi sukses,” urai Dr Muhdi.

Dr Muhdi juga menyampaikan, bahwa yang menyebabkan kepintaran seseorang hanya menyubang 15 persen kesuksesan, didorong oleh sifat dasar ilmu yang terus berubah. Kepintaran seseorang pada saat ini, belum tentu tahun depan masih relevan untuk menjawab tantangan zaman.

“Ilmu akan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Apa yang kita kuasai saat ini, belum tentu tahun depan masih diperlukan. Ini yang membuat kepintaran hanya menyumbang sedikit dalam kesuksesan seseorang,” tandas Dr Muhdi.

Lebih lanjut Dr Muhdi menuturkan, penyumbang kesuksesan terbesar dari diri seseorang adalah soft skill dalam diri orang tersebut. Soft skill yang dimaksud adalah karakter-karakter positif yang sangat bermanfaat seperti solutif, adaptif, bisa kerjasama, atau peduli. Hal-hal inilah yang harus dimiliki atau ditanamkan pada siswa-siswa sekolah.

“Sekolah-sekolah sekarang itu materinya sama. Yang membedakan sekolah satu dengan sekolah lainnya adalah penanaman soft skillnya. Soft skill itu berwujud karakter-karakter positif seperti solutif, adaptif, bisa kerjasama, peduli, atau kalau memakai istilah sekarang ya karakter yang sesuai profil pelajar pancasila,” tandas Dr Muhdi.

Hadir dalam acara tersebut, Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Sri Suciati, Wakil Rektor III UPGRIS Dr Sapto Budoyo, Wakil Rektor IV Dr Nur Khoiri, Keminfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto, Ketua PGRI Kabupaten Kendal Supoyo SPd MSi, dan Kepala SMK PGRI 01 Sukorejo Kendal Son Haji Sag. (za)

You may also like
Dr Muhdi: Tradisi Baik Akan Terus kita Lanjutkan
Generasi Saat Ini Akan Hadapi Masalah Yang Belum Ditemukan
Dr Muhdi: Les Masuk Seminggu Sekali 1 Juta, TK Masuk Tiap Harib 500 ribu
Dr Muhdi: Kita Berharap Bu Ketum Kembali Bisa Menegosiasikan

Leave a Reply