
SEMARANG, derapguru.com — Banyak orang bertanya-tanya, apa saja kriteria utama untuk dapat menjadi rektor di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). Selain pandai dalam mengelola dan menjalankan institusi, tapi juga harus memiliki integritas, dan loyalitas yang utuh pada organisasi PGRI Jawa Tengah.
Syarat mutlak rektor UPGRIS tersebut disampaikan oleh Ketua PGRI Jawa Tengah yang juga Pembina UPGRIS, Dr H Muhdi SH MHum, dalam acara “Paguyuban Keluarga Besar Pengurus PGRI Jawa Tengah” di Kediaman di Wakil Sekretaris PGRI Jateng yang juga Rektor UPGRIS, Dr H Sapto Budoyo SH MH, Minggu 21 Juni 2026.
“Dulu saya belum ngeh, kenapa dulu Pak Darto dan Pak Widadi memasukkan syarat harus punya integritas dan loyalitas utuh terhadap organisasi PGRI. Sekarang saya baru mengerti setelah menjadi pembina,” ungkap Muhdi.

Muhdi menambahkan, adanya frasa ‘integritas dan loyalitas utuh terhadap organisasi PGRI’ ini, ternyata jadi kunci kenapa UPGRIS bisa berkembang sampai seperti ini. Sebab dengan loyalitas dan integritas yang utuh saja, seseorang bisa sepenuhnya memikirkan perkembangan kampus sekaligus menyadari siapa sebenarnya pemilik kampus ini.
“Semua Rektor UPGRIS harus tahu dan paham, bahwa kampus ini adalah kampus yang dibangun oleh organisasi PGRI Jawa Tengah,” tegas Muhdi.
Terkait dengan kegiatan yang digelar, Muhdi menyampaikan terima kasih kepada Dr Sapto Budoyo karena telah memberikan tempat bagi terselenggaranya kegiatan paguyuban. Kegiatan paguyuban adalah ruang silaturahmi bagi pengurus, mantan pengurus, dan keluarga besar pengurus supaya para keluarga bisa memahami tugas pengabdian yang diemban para pengurus PGRI.


“Terima kasih Pak Rektor, sudah memfasilitasi kegiatan paguyuban ini. Semoga paguyuban keluarga besar pengurus PGRI Jateng ini bisa terus terjaga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Muhdi.
Dalam kesempatan tersebut Muhdi juga menyampaikan kabar organisasi pada para senior (baca: sesepuh PGRI). Mulai dari kondisi Daspen yang sudah kembali stabil meski sempat oleng diterpa “badai pensiun”. Sampai dengan Kampus UPGRIS yang terus di besarkan pada masa Pak Darto, sekarang semakin besar lagi.
“Begitu pula dengan Bank Guru yang dibangun pada masa Pak Widadi, kini juga semakin besar meski kondisi keuangan global sedang pada masa sulit. Dalam waktu dekat, Bank Guru juga akan membuka cabang baru di Kabupaten Pemalang,” ungkap Muhdi. (za)




