
Semarang, derapguru.com-Di tengah gempuran media online yang membuat media-media cetak berguguran menjadi tantangan besar Majalah Derap Guru Jateng agar tetap eksis dan berperan sebagai media komunikasi organisasi PGRI Jawa Tengah. “Banyak media cetak berguguran dan terkubur oleh kehadiran media online, tetapi alhamdulillah, kita bersyukur majalah Derap Guru tetap eksis menjadi bacaan para guru, menjadi etalasenya PGRI Jawa Tengah”, ujar Pemimpin Redaksi Majalah Derap Guru, Dr H Agus Wismanto, BSc, SPd, MPd saat menyampaikan laporan pada Rakor Derap Guru di Gedung PGRI Jateng, Sabtu, 31 Mei 2026.

Dr Agus Wismanto berharap para guru dan komunitas Pendidikan untuk selalu membaca majalah Derap Guru, agar memiliki pemahaman yang benar tentang PGRI, dan memahami bagaimana PGRI berjuang untuk para guru dan berperan memajukan pendidikan. “Kalau ingin tahu perjuangan PGRI Jawa Tengah, bacalah majalah derap guru, karena majalah derap guru adalah etalasenya PGRI Jawa Tengah, dan untuk berita-berita lain, yang mendesak atau hot news kami sajikan melalui derapguru.com”, jelas Dr Agus Wismanto.
Dr Agus tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada pengurus PGRI Kabupaten/Kota, pengurus Cabang/caang Khusus dan Ranting serta para guru dan seluruh anggota PGRI atas kerja sama dan dukungannya kepada Derap Guru agar tetap eksis berjuang sebagai media organisasi PGRI Jawa Tengah.
Pendukung Program Organisasi
Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi juga mengaku bersyukur, bahwa majalah Derap Guru tetap berkembang dengan baik di tengah media online yang setiap saat bisa kita dapatkan. Ini tidak lain karena kerja sama yang baik antara pengurus dan anggota dalam upaya mendukung perjuangan organisasi untuk para guru dan seluruh anggota. Dr Muhdi yang juga Wakil Ketua Komite I DPD RI ini berharap agar pengelola majalah derap guru terus meningkatkan kualitasnya. Kepada para pengurus PGRI, Dr Muhdi mengungkapkan, bahwa keberadaan majalah derap guru bukan sekedar media biasa tetapi juga sebagai pendukung pelaksanaan program kerja organisasi PGRI Jawa Tengah.

“Majalah derap guru ini bukan sekedar media biasa tetapi juga sebagai pendukung pelaksanaan program kerja organisasi PGRI Jawa Tengah. Untuk itu kami harapkan kerja sama yang baik terus kita tingkatkan, agar perjuangan PGRI untuk para guru dan anggota dapat kita laksanakan dengan baik”, jelas Dr Muhdi.
Berikutnya, laporan kegiatan majalah tahun 2025 disampaikan oleh Pemimpin Umum Majalah Derap Guru Sutikno, SPd MM. Diungkapkan oleh Sutikno, jumlah pelanggan Derap tahun 2025 masih cukup baik.

“Alhamdulillah masih ada sekitar 40 ribu pelanggan. Terima kasih kepada para pengurus PGRI. Para guru, anggota PGRI dan semua pelanggan atas kerja sama dan dukungannya selama ini”, ujar Sutikno. Sejalan dengan Dr Muhdi, Sutikno yang juga wakil ketua PGRI Jateng ini mengakui pelanggan majalah derap guru bukan sekedar melakukan transaksi biasa, tetapi juga menunjukkan wujud solidaritas untuk perjuangan organisasi bagi anggota dan para guru. “Karena itu soliditas dan solidaritas ini harus terus kita jaga, agar perjuangan organisasi untuk para guru dan anggota juga berhasil diwujudkan”, ujar Sutikno.
Minimal 20 Persen
Drs Aris Munandar, MPd, selaku pemimpin Perusahaan berharap para pengurus PGRI terus meningkatkan kerja sama yang telah terjalin baik, agar jumlah pelanggan terus meningkat, minimal 20 persen dari jumlah anggota PGRI menjadi pelanggan majalah derap guru. “Kami berharap, minimal 20 persen dari jumlah anggota PGRI di setiap kabupaten/kota menjadi pelanggan majalah derap guru”, ujar Aris Munandar menegaskan harapannya.
Usai pemaparan laporan dan program dialanjutkan diskusi yang dipandu oleh Wakil Sekum Dr Saptono Nugrohadi.
Arif Rochman, SPd MPd, Ketua PGRI Kabupaten Batang, yang dinilai berhasil sebagai pelanggan terbanyak mengungkapkan pengalaman dan strateginya. Dikatakan, persoalan guru di semua daerah hampir sama. “Perbedaan pandangan antar generasi adalah salah satu persoalan yang harus dipahami. Karena itu yang kami lakukan adalah mendengar, memahami aspirasi mereka, dan memperjuangkan dengan sungguh-sungguh, agar perjuangan PGRI juga dipahami dan didukung oleh para guru dan seluruh anggota, termasuk untuk berlangganan majalah derap guru”, jelas Arif Rochman.
Aspirasi lain diungkapkan Ketua PGRI Kabupaten Sukoharjo, Karsidi SPd MPd. Karsidi berharap majalah Derap Guru setiap edisi ada berita dari semua PGRI kabupaten/kota, dengan menyesuaikan ruang yang ada. “Agar kegiatan PGRI Kabupaten/Kota se Jateng terkomunikasikan di majalah, perlu ada rubrik khusus. Sehingga setiap edisi ada berita dari semua kabupaten/kota”, ujar Karsidi.
Aris Munandar, yang juga Sekum PGRI Jateng menyampaikan terima kasih atas aspirasi dan masukan para peserta Rakor dan memastikan akan menindak lanjutinya agar Majalah Derap Guru menjadi bacaan yang penting dan perlu bagi para guru.

Pada kesempatan tersebut diserahkan pula hadiah bagi 3 daerah yang menjadi pelanggan majalah derap terbanyak, yakni Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Pekalongan.(pur)



