
Banjarnegara, derapguru.com-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA SMK Jawa Tengah mulai dibuka hari ini, Rabu 3 Juni 2026 dengan tahapan pertama pengajuan dan pembuatan akun. Tahapan ini akan berlangsung sampai dengan 12 Juni, dan menjadi bagian yang sangat penting untuk tahap berikutnya. Karena tanpa memiliki akun dan juga verifikasi berkas pendaftaran, calon murid baru tidak dapat melakukan pendaftaran.
Adapun syarat pembuatan akun meliputi Surat Pernyataan, Buku Raport, Surat Keterangan Nilai Raport Semester 1-5, Ijazah, Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK). Jalur pendaftaran yang dapat ditempuh domisili dengan kuota 33 persen, afirmasi kuota 32 persen, prestasi 30 persen dan mutasi 5 persen.
SMAN 1 Sigaluh sendiri tahun ini membuka 8 kelas dengan total jumlah murid yang diterima 288 murid.

Kepala SMAN 1 Sigaluh Linovia Karmelita menegaskan SPMB berbasis sistem sehingga pihaknya sejak awal berkomitmen untuk tidak ada peluang jalur belakang.
“Kita sudah kumpulkan sebelumnya, sosialisasi dengan Forkompinca, seluruh Kades di Kecamatan Sigaluh, dan Kepala Sekolah SMP pada zonasi sekolah kami. Tidak ada istilah titip ataupun jastip. Semua transparan dan dapat dilihat pada aplikasi SPMB. Mohon kepada seluruh calon murid baru untuk senantiasa memantau proses pendaftaran jangan sampai ketinggalan informasi,” pesan Linovia.
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, SMAN 1 Sigaluh memiliki keunikan selalu ada murid kembar. Di hari pertama, dua pasang calon murid kembar sudah membuat akun pendaftaran SPMB dibantu oleh beberapa operator yang siap sedia. Mereka adalah Hendra dan Rendra, datang bersama ayah mereka Sutrisno dari Desa Kutayasa Kecamatan Madukara. Mereka berasal dari SMPN 1 Madukara dan berharap besar dapat diterima di SMAN 1 Sigaluh.
“Kami berharap satu paket diterima. Karena mereka selalu ingin bersama. Bahkan kalau sakit mereka juga barengan,” ujar Sutrisno.
Ada pula Hendri Faqihin dan Hendra Fatihin dari Sawal Kecamatan Sigaluh. Datang bersama ibunya, mereka juga berharap diterima di SMAN 1 Sigaluh, berbekal prestasi hafalan mereka di Pondok Yaqutun Nafis Petambakan dan ijazah dari MTs Al Fatah Banjarnegara. (Heni P)




