
Banjarnegara, derapguru.com-Jika kapten tim Real Madrid Velverde melakukan hatrick atau trigol ke gawang Manchester City, maka PGRI Banjarnegara juga tak mau kalah. Bedanya, hatrick PGRI Banjarnegara bukan dalam sepakbola melainkan dalam hal bakti sosial (Baksos).
Selama sepekan, PGRI Banjarnegara mengadakan 3 kali Baksos di tempat berbeda.

Sebelumnya, Minggu 8 Maret 2026 lalu mereka menggelar Baksos di Kelurahan Sokanandi dengan menjual sangat murah 82 paket sembako. Kemarin, di alun-alun Banjarnegara, sejumlah 130 paket sembako murah dari Baksos PGRI juga ludes dalam waktu hanya 5 menit. Hari ini, Kamis 12 Maret 2026, puncak Baksos PGRI Banjarnegara kembali membagikan 44 paket sembako murah untuk seluruh Cabang PGRI, 88 paket sembako secara gratis untuk warga kurang mampu dan 3 paket besar sembako untuk 3 panti asuhan di Banjarnegara.

Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara Heling Suhono mengungkapkan kegiatan Baksos yang maraton dilakukan ini terselenggara secara lancar berkat kekompakan, koordinasi dan kepedulian dari pengurus dan anggota PGRI se Kabupaten Banjarnegara.
“Ini luar biasa sekali, karena semua pihak nyengkuyung. Para pengurus juga memberikan keteladanan yang sangat baik dengan memberikan sumbangan minimal dua paket sembako,” ujar Heling.
Koordinator kegiatan Baksos PGRI Banjarnegara Siti Supriati mengungkapkan bahwa Baksos PGRI tahun ini luar biasa.
“Donasi dari pengurus dan anggota mencapai lebih dari 17 juta. Iuran dari Cabang PGRI lebih dari 10 juta. Ditambah dari kas PGRI dan donasi lainnya, total lebih dari 32 juta rupiah terkumpul. Alhamdulillah hari ini semua tuntas tertunaikan kita bagikan kepada yang berhak. Terimakasih kepada semua pihak yang membantu Baksos kami,” ujar Siti.
Pengasuh Panti Asuhan Aisyiah Blambangan Banjarnegara Muslih mengaku sangat terharu dengan bantuan yang diberikan oleh PGRI. Menurutnya hal itu sangat membantu panti asuhan yang dikelolanya.
“Saya dulu juga guru, anggota PGRI. Panti ini berdiri tahun 1980, kita sudah lebih dari 1000 anak yang tamat kita asuh. Bahkan saat ini ada 25 mahasiswa yang kuliah. Saat ini kami mengasuh 42 anak yang tinggal di panti dan 32 anak tinggal bersama keluarga. Bantuan PGRI insyaallah sangat bermanfaat,” tandas Muslih. (H. Purwono)




