
SEMARANG, derapguru.com — Peningkatan mutu layanan pendidikan dan daya saing sekolah-sekolah PGRI sangat bergantung pada komitmen kesungguhan dan konsisten kita semua dalam mengelola dan menyelenggarakan pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Ketua YPLP DM PGRI Jawa Tengah, Mualif SPd MM, dalam acara “Workshop Transformasi Persekolahan PGRI Tahun 2026 yang digelar di UPGRIS Kampus Sriwijaya Semarang, Rabu 16 September 2026.
“Oleh karena itu, sinergi dan kerjasama seluruh pihak sangat diharapkan untuk mengoptimalkan sumber daya yang kita miliki untuk membangun sekolah-sekolah PGRI,” ungkap Mualip.
Mualip menambahkan, semua satuan pendidikan, baik satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, maupun pendidikan tinggi, merupakan aset bangsa. Dan satuan-satuan pendidikan ini membutuhkan tata kelola yang dapat menjamin peningkatan mutu pendidikan.
“Diperlukan integritas dan komitmen tinggi dari semua pihak untuk terus menerus berupaya meningkatkan mutu dan daya saing, memanfaatkan teknologi informasi, dan segenap sumber daya yang ada dalam layanan pendidikan,” ungkap Mualip.
Lebih lanjut Mualip menuturkan, tujuan dari kegiatan workshop ini, pertama, adalah mewujudkan kepemimpinan sekolah PGRI yang visioner dengan membongkar pola pikir lama dan membangun versi baru yang efektif terhadap zaman.
“Kedua, meningkatkan strategi pemasaran digital dan estetika visual mengubah wajah sekolah secara digital dan fisik agar menarik masyarakat. Dan, ketiga, membangun modernisasi fasilitas sekolah dan strategi SPMB yang agresif,” tandas Mualip. (za)




