
SEMARANG, derapguru.com — Wakil Ketua I PGRI Jawa Tengah, Dr Hj Sri Suciati mHum, saat mengenalkan mantra khusus agar sebuah lembaga bisa berjalan dengan baik. Mantra yang dimaksud adalah kalimat berbunyi “Kokodivo.”
Perihal mantra tersebut disampaikan Sri Suciati saat membuka “Workshop Transformasi Persekolahan PGRI Tahun 2026” di UPGRIS Kampus Sriwijaya, Rabu 16 September 2026.
“Apa itu kokodivo? ‘Ko’ yang pertama adalah komitmen untuk bersama-sama mencapai tujuan. ‘Ko’ yang kedua adalah konsisten dengan program-program yang kita laksanakan. Sedangkan yang terakhir adalah ‘fo’, yakni selalu fokus,” ungkap Sri Suciati.
Sri Suciati juga menyampaikan bahwa teknologi informasi saat ini terus bergerak cepat sehingga tidak memungkinkan bagi sekolah-sekolah PGRI untuk berada di zona nyaman. Mau tidak mau sekolah-sekolah PGRI harus bertransformasi dan tidak lagi melakukan pola-pola lama dalam mengembangkan sekolah.
“Teknologi informasi luar biasa cepat, perkembangan pendidikan juga luar biasa cepat, sehingga tidak memungkinkan bagi sekolah-sekolah PGRI untuk berada di zona nyaman dan tetap melakukan sebagaimana pola-pola yang sudah kita lakukan sebelumnya. Saatnya kita bertransformasi,” tandas Sri Suciati.
Lebih lanjut Sri Suciati juga menyinggung tentang pentingnya transformasi kepemimpinan sekolah, transformasi guru, dan transformasi tata kelola persekolahan. Menurutnya, Kepala sekolah saat ini tidak hanya mengerjakan tugas-tugas rutin dan sebagai manajer administratif, tetapi menjadi pemimpin transformasional yang visioner.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Suciati juga menyampaikan salam dari Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr H Muhdi SH MHum, yang kebetulan berhalangan hadir karena masih mengikuti sidang di Gedung Senayan Jakarta. (za)




