
SEMARANG, derapguru.com — Bagian Informasi dan Komunikasi (Infokom), baik pada jenjang biro-seksi-bidang, memiliki tugas yang sama pada setiap jenjangnya. Tugas tersebut tiada lain adalah penyebarluasan informasi kegiatan organisasi sehingga dapat tersampaikan pada anggota maupun masyarakat.
Uraian tersebut disampaikan Kabiro Informasi dan Komunikasi (Infokom) PGRI Jawa Tengah, Dr Agus Wismanto MPd, dalam “Rakor Biro-Bidang-Seksi Informasi dan Komunikasi PGRI Jawa Tengah” yang digelar secara virtual, Sabtu 1 Agustus 2026.
“Bila semua kegiatan organisasi dapat disebarluaskan secara baik, maka citra positif organisasi akan terbentuk,” ungkapnya.
Agus Wismanto menambahkan, untuk penyebarluasan kegiatan, PGRI Jawa Tengah telah memiliki beberapa media yang bisa digunakan yakni Majalah Derap Guru Jawa Tengah, derapguru.com, dan website organisasi. Di samping media intern, dapat juga menggunakan media massa umum–cetak, elektronik, online–maupun media sosial.
“Dapat juga menggunakan platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, Tiktok, YouTube, platform X, atau media-media sosial lainnya. Bila semua dijalankan secara baik, organisasi kita ini akan semakin maju dan hebat di masa-masa mendatang,” ungkap Agus Wismanto.
Lebih lanjut Agus Wismanto menuturkan, selain menginformasikan semua kegiatan organisasi, bagian Infokom harus menyadari betul bahwa dirinyalah yang bertanggung jawab pada etalase perjuangan organisasi. Tersampaikannya informasi perjuangan organisasi pada anggota dan masyarakat bergantung dari peran bagian ini.
“Oleh karena itulah, setiap jenjang Kominfo dalam organisasi PGRI diharapkan dapat berelasi dan bekerja sama secara baik dengan sesama infokom dalam menyebarluaskan kegiatan organisasi,” tandas Agus Wismanto.
Terkait dalam tugas profesionalnya, lanjut Agus Wismanto, setiap Kominfo harus mengetahui prinsip-prinsip mendasar bagian ini. Beberapa prinsip tersebut antara lain: bekerja atas dasar fakta dan realitas bukan fiksi atau khayalan, sifat pelayanan Kominfo adalah sosial dengan tolok ukur kepentingan masyarakat organisasi.
“Harus mampu merealisasikan program kegiatan untuk mencapai dukungan masyarakat untuk organisasi PGRI. Tidak boleh melakukan pembodohan pada masyarakat. Bisa bekerja sama dengan bidang lain. Dan, dapat menjaga reputasi dengan menjunjung tinggi kode etik,” urai Agus Wismanto.
Rakor dibuka oleh Wakil Ketua I PGRI Jawa Tengah, Dr Hj Sri Suciati MHum, mewakili Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr H Muhdi SH MHum, yang sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. (za)




