Home > D’PGRI > PGRI Surakarta Akan Terus Ikuti Perubahan

PGRI Surakarta Akan Terus Ikuti Perubahan

PGRI KOTA SURAKARTA

SURAKARTA, derapguru.com – PGRI Kota Surakarta akan terus mengikuti perubahan dan dinamisnya laju organisasi dari jenjang yang lebih tinggi. Sebagai organisasi yang berada di level lebih bawah, PGRI Kota Surakarta akan berusaha tegak lurus untuk mengamankan program-program oganisasion.

Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI Kota Surakarta, Wahyono MPd, dalam acara Konferensi Kerja PGRI Kota Surakarta pada Tahun Keempat Masa Bakti XXII di Surakarta, Selasa 9 Mei 2023.

“Kami terus-menerus berusaha untuk mendekatkan diri dengan teman-teman pendidik semua, baik guru maupun tenaga kependidikan, agar dapat menyesuaikan kemungkinan-kemunghkinan yang terjadi dalam organsiasi,” urai Wahyono.

SOLIDARITAS: Seluruh anggota PGRI menunjukkan rasa solidaritas derngan bergandengan tangan. Foto: Agus Wismanto.

SOLIDARITAS: Seluruh anggota PGRI terlihat bersemangat dalam menyamopaikan salam organisasi. Foto: Agus Wismanto.

Lebih lanjut Wahyono menuturkan, perkembangan zaman yang berjalan begitu cepat menuntut semua orang dapat meresponnya dengan cepat pula. Hal yang paling mendesak, lanjut Wahyono, adalah perlunya para guru dan tenaga kependidikan terus meningkatkan kualitas dengan aktif melakukan kegiatan pelatihan.

“Perkembangan teknologi menuntut kita untuk terus meningkatkan kemampuan dalam bidang teknologi komunikasi. Mau tidak mau kita harus lebih proaktif untuk mengikuti berbagai macam pelatihan atau bimbingan teknis yang terkait dengan penguasaan teknologi,” tandas Wahyono.

HADIR: Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi (kiri) dan Sekretaris PGRI Jateng Aris Munandar MPd (kanan) hadir dalam Konker Kota Surakarta Walikota Suarakarta: Foto Agus Wismanto.

HADIR: Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi (kiri) dan Sekretaris PGRI Jateng Aris Munandar MPd (kanan) hadir dalam Konker Kota Surakarta Walikota Suarakarta: Foto Agus Wismanto.

Pasalnya, lanjut Wahyono, bila peningkatan kemampuan harus menunggu program bimbingan teknis (bimtek) dari pemerintah, maka guru akan terlambat meningkatkan diri. Padahal, di luar sana ada banyak sekali kegiatan-kegiatan pelatihan teknologi dari berbagai lembaga yang dapat diikuti.

“Harapan kita teman-teman guru dan kepala sekolah untuk tidak abai terhadap kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas pendidikan. Bila (menunggu kegiatan) di jalur kedinasan (digelar), akan sulit untuk meningkatkan kualitas,” tandas Wahyono.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Surakarta Drs Teguh Prakosa, Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi, Sekretaris PGRI Jateng Aris Munandar MPd, Kominfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto, dan segenap steakholder pendidikan dari Kota Surakarta. (za)

You may also like
Pertahankan Minat Anak Pada Seni Lukis Lewat Plasterkit
UPGRIS Akan Terima 88 Mahasiswa pada PMM 2024
Dr Muhdi: Pertanyaan Guru Mengubah Hidup Saya
Kirim WA Gambar Porno Termasuk Pelecehan Seksual

Leave a Reply