Home > D’PGRI > PGRI Jateng Salurkan Bantuan Korban Banjir Semarang

PGRI Jateng Salurkan Bantuan Korban Banjir Semarang

PGRI JATENG

SEMARANG, derapguru.com – Pengurus PGRI Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan untuk beberapa anggota PGRI yang menjadi korban banjir di Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Tidak hanya bantuan untuk anggota saja, penyerahan bantuan juga dilakukan pada warga sekitar yang rumahnya sekompleks dengan anggota terdampak.

Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr Muhdi, menyampaikan turut berduka atas musibah yang dialami warga Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Dr Muhdi juga menyampaikan bila kehadiran pengurus PGRI Provinsi di lokasi bencana adalah upaya untuk turut merasakan beban yang dialami para korban yang terdampak banjir.

“Bencana terjadi di mana-mana. Sebelum tahun baru lalu, kami juga ke Pati untuk menyalurkan bantuan kesana. Dan beberapa hari lalu, kami juga pergi ke Cianjur untuk menyalurkan bantuan pada anggota PGRI yang terdampak gempa bumi,” tutur Dr Muhdi.

Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi, melihat langsung lokasi bencana banjir

Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi, melihat langsung lokasi bencana banjir

Dr Muhdi juga menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan untuk korban banjir merupakan amanah dari anggota yang telah menyumbangkan dana. Sedangkan bagi anggota, sumbangan untuk saudara seorganisasi yang terkena musibah adalah wujud dari rasa solidaritas antaranggota PGRI.

“Meskipun tak seberapa, semoga bantuan dalam wujud dana ini bisa sedikit mengganti barang-barang yang rusak karena banjir. Sedangkan paket-paket bantuan berupa sembako bisa menambah sembako yang telah ada,” tutur Dr Muhdi.

Ketua PGRI Kota Semarang, Dr Nur Khoiri, menuturkan bahwa sumbangan yang diberikan kepada anggota dan masyarakat ini merupakan sumbangan dari anggota PGRI Provinsi Jawa Tengah yang disalurkan melalui PGRI Kota Semarang. Begitu luasnya wilayah Jawa Tengah sehingga seringkali bantuan dari Jawa Tengah harus disalurkan melalui organisasi-organisasi yang berada di bawahnya.

“Alhamdulillah, di lokasi ini, Dr Muhdi, Ketua PGRI Jawa Tengah bisa rawuh langsung untuk menyalurkan dana dan paket bantuan,” tutur Dr Nur Khoiri sembari menuturkan bahwa pemberian paket bantuan di Rowosari ini merupakan salah satu di antara beberapa titik penyerahan bantuan bencana yang diserahkan PGRI Kota Semarang selama satu bulan terakhir.

Dr Nur Khoiri juga menyampaikan bahwa jumlah paket bantuan untuk anggota PGRI yang terdampak bencana banjir di Kota Semarang mencapai 570 paket bantuan. Selain paket bantuan dana dan sembako, PGRI Kota Semarang sampai saat ini masih mensupport dapur umum di beberapa lokasi yang masih terdampak banjir.

“Setiap kali ada bencana alam, termasuk banjir seperti ini, Pak Muhdi selalu berpesan, tolong dicari dan didata. Dicari dan didata ini maksudnya, dicari informasi guru yang terdampak, dan segera dilaporkan supaya masuk pendataan penerima bantuan,” tutur Dr Nur Khoiri.

Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi, dan rombangan, disambut langsung oleh warga sekitar bencana banjir.

Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi, dan rombangan, disambut langsung oleh warga sekitar bencana banjir.

Sementara itu, Ketua RT 06 RW 3 Kelurahan Rowosari, Widodo, menyampaikan terima kasih atas kedatangan dan bantuan yang diberikan PGRI pada warga di wilayahnya. Widodo menuturkan bahwa banjir yang melanda wilayahnya beberapa waktu lalu memiliki ketinggian 130cm.

“Alhamdulillah warga selamat, tidak ada korban jiwa. Tapi korban materi memang banyak. Pelan-pelan warga mulai bangkit lagi. Semoga kami diberikan kemudahan di masa-masa selanjutnya. Dan terima kasih atas kedatangan dan bantuan yang diberikan kepada kami,” tandas Widodo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah Drs Aris Munandar MPd, Wakil Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah Wahadi MPd, Wakil Bendahara PGRI Jawa Tengah, Muslih MAc, dan segenap pengurus PGRI Kota Semarang. (za)

You may also like
Dr Muhdi: Tradisi Baik Akan Terus kita Lanjutkan
Kota Semarang Pastikan Guru Libur Saat Liburan Sekolah
PGRI Jateng Salurkan Bantuan 50 Juta Untuk Banjir Semarang
Mbak Ita: Karena Saya Cinta PGRI, Maka Saya Harus Datang

Leave a Reply