
PATI–DERAPGURU.COM
PGRI Provinsi Jawa Tengah menunjukkan kepedulian terhadap krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Pati. PGRI Jateng menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan, Jumat (26/9/2026).
Bantuan dipusatkan di Desa Tondokerto, Kec. Jakenan, Kab. Pati dan diserahkan langsung oleh Ketua PGRI Jateng Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum. didampingi Sekretaris Umum Drs. Aris Munandar, M.Pd., Bendahara Drs. H. Wahadi, M.H., serta Ketua Kominfo Dr. Agus Wis.

Bantuan ini merupakan tindak lanjut atas usulan PGRI Kabupaten Pati Nomor: 70/PGRI Kab/XXIII/2026 tentang usulan bantuan air bersih. Berdasarkan data tersebut, terdapat 85 titik terdampak kekeringan yang tersebar di 8 Cabang/Cabang Khusus.
Rinciannya, Cabang Batangan 10 titik, Jaken 10 titik, Jakenan 15 titik, Pucakwangi 15 titik, Gabus 10 titik, Tambakromo 5 titik, Kayen 10 titik, dan Winong 10 titik.
Ketua PGRI Kabupaten Pati Tri Manto, S.Pd.SD yang didampingi segenap pengurus Kabupaten dan cabang se-kab. Pati. menyampaikan terima kasih atas respon cepat PGRI Jateng terhadap bencana kekeringan di Pati tersebut.

“Kekeringan ini sudah sangat dirasakan warga dan guru-guru kami. Bantuan air bersih ini sangat berarti,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Jateng Dr. Muhdi menegaskan bahwa kehadiran PGRI tidak hanya dalam persoalan pendidikan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan.
“Ini adalah wujud PGRI Jateng Peduli. Ketika masyarakat kesulitan air bersih, PGRI harus hadir memberi solusi. 85 titik ini akan kita bantu secara bertahap,” tegas Muhdi. (Wis)





