
SEMARANG, derapguru.com — Nur Wahid Bagus Iman dan Niken Kusumawardani didaulat menjadi Putera Puteri Kampus UPGRIS tahun 2026. Nur Wahid adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Keolahragaan (PJKR) FPIPSKR UPGRIS. Sedangkan Niken adalah mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP UPGRIS.
Nur Wahid dan Niken berhasil mengalahkan 35 Finalis lain dalam acara “Grand Final Pemilihan Putera Puteri Kampus UPGRIS 2026” yang digelar di Balairung UPGRIS Kampus Cipto Semarang, Jumat 17 Juli 2026.

Pasangan lain yang akan mendampingi tugas mereka sebagai duta kampus antara lain Juara II: Feri Febrian (PBI) – Putri Emilianti P (PBSI), Juara III: Rizalul Fikri – Aisyah Adinda Ardha (Hukum), dan Juara Favorit: M Azriel Jazeera (Bisnis Digital) – Anggi Arnelita Rossy (Manajemen).
Hadir sebagai juri pemilihan Amare Amodia Laksita Setiadi (Runner UP 1 Puteri Budaya Indonesia), Prof Dr Nur Khoiri MPd (Wakil Rektor IV UPGRIS), Dr Maryanto MSi (Yayasan UPGRIS), Dr Dyah Nugrahani MHum (Pembina Pupika UPGRIS), dan Desi Maulia SPsi MPsi (Psikolog UPGRIS).
Rektor UPGRIS, Dr H Sapto Budoyo SH MH mengatakan putera puteri kampus ini akan bertugas sebagai duta kampus UPGRIS. Mereka ini akan menjalankan tugas pengabdian untuk membantu kegiatan-kegiatan kampus dan juga membantu mempromosikan kampus pada masyarakat.
“Putera puteri kampus tidak hanya akan menjadi tokoh, menjadi ikon di lingkungan sekitar, tapi juga menjadi perhatian masyarakat umum. Tentu ini penting bagi putera-puteri kampus ini untuk dapat membawakan diri secara baik,” urai Sapto.

Sapto juga mengingatkan, keberhasilan seseorang mahasiswa tidak hanya didukung oleh sisi akademik tapi juga sisi non-akademik, serta soft skill. Maka ajang seperti ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk bisa dimanfaatkan menjadi modal mencapai kesuksesan di masa depan.
“Peserta Grand Final Pemilihan Putera Puteri Kampus UPGRIS Tahun 2026 adalah para mahasiswa yang telah lolos melalui tahapan tertentu. Mereka adalah mahasiswa-mahasiswi terpilih dari berbagai seleksi seperti wawancara, sesi foto, dan tentu saja tes kepribadian,” tandas Sapto.

Tambah Kompentensi
Pembina UPGRIS, Dr H Muhdi SH MHum, menilai kegiatan pemilihan putera-puteri kampus merupakan kegiatan penting yang dapat digunakan untuk mengembangkan diri generasi muda Indonesia. Para peserta kegiatan seperti ini akan mendapatkan banyak manfaat–sekaligus pengalaman–yang hanya tinggal dilengkapi saja dengan kompetensi-kompetensi tertentu.
“Saya melihat betapa pentingnya ajang seperti ini dalam pengembangan diri generasi muda Indonesia. Bila kalian berhasil memenangkan kontes ini, kalian sudah memiliki modal yang luar biasa. Lengkapi saja kompetensi kalian dengan pendidikan yang baik,” tandas Muhdi. (za)




