Home > D’Pop > Daerah > Ketua YMSI: Kita Butuh Dekengan Pusat

Ketua YMSI: Kita Butuh Dekengan Pusat

SEMARANG, derapguru.com – Dalam pengelolaan institusi, setiap institusi harus pandai dalam membangun jejaring. Termasuk jejaring yang berada di wilayah legislasi. Pasalnya, pada wilayah legislasi inilah segala kebijakan yang terkait dengan institusi apapun dibuat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Mentari Sehat Indonesia (YMSI), Dr Supriyanto MPd, dalam acara “Penguatan Kelembagaan Yayasan Mentari Sehat Indonesia Oleh Dr Muhdi SH MHum” di Semarang, Sabtu 10 Februari 2024.

“Istilahnya, kita butuh ‘dekengan pusat’. Selama ini kita kerja tanpa dekengan pusat (baca: back up dari pemangku kebijakan). Secara dekengan, kita sebenarnya sudah cukup banyak. Tapi kita tetap butuh dekengan dari Senayan,” tutur Dr Supriyono MPd.

Dr Supriyono menambahkan, dengan adanya kontestasi ini, yayasannya sedeng mencari putera-puteri terbaik di Jawa Tengah untuk didorong maju dalam kontestasi. Putera-puteri terbaik Jawa Tengah tersebut—secara khusus—dicari yang sejalan dengan ruang gerak yayasan, yakni pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

“Kita ingin mendorong salah satu putera-puteri terbaik di Jawa Tengah untuk maju dalam kontestasi. Kalau lewat partai terlalu susah, karena kepentingannya terlalu banyak dan terlampau luas. Tapi kalau lewat DPD kita bisa lebih spesifik dan terfokus di Jawa Tengah,” tandas Dr Supriyono.

Ketua PGRI Jawa Tengah yang juga calon DPD Jateng, Dr H Muhdi SH MHum, menyampaikan bahwa dirinya sangat beruntung bisa dipertemukan orang-orang yang memiliki visi sama dalam membangun pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Bersatunya banyak orang yang memiliki visi yang sama akan membawa kebaikan yang lebih besar bagi dunia pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.

“Alhamdulillah, saya beruntung telah dipertemukan dengan yayasan yang memiliki komitmen kuat dalam pendidikan, kesehatan, dan sosial. Pasti saya berdoa agar Yayasan Metari Sehat Indoensia ini bisa terus berkembang dan memberikan kemanfaatam yang besar bagi bangsa Indonesia,” tutur Dr Muhdi.

Dr Muhdi menambahkan, saat ini sangat penting bagi bangsa ini untuk tidak lagi membiarkan orang-orang tidak baik mengisi posisi-posisi penting di negara ini. Orang-orang baik harus mau bergandengan tangan untuk meloloskan orang-orang baik untuk memegang berbagai posisi penting di negara ini.

“Wilayah legislasi kita sedang tidak baik-baik saja. Ini terjadi karena orang-orang yang tidak baik banyak menghuni di dalamnya. Sekarang bisa kita lihat langsung dampak dari kebijakan-kebijakan mereka. Maka dari itu, bila orang-orang baik tidak mau masuk ke wilayah legislasi ini, kerusakan bangsa kita akan semakinj luar biasa,” tandas Dr Muhdi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Pembina Yayasan Mentari Sehat Indonesia Hj Siti Taqiyah BA, Kominfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto, dan para tamu undangan lainnya. (wis/za)

You may also like
Puncak Hari Jadi ke-453: Tumpah Ruah, Ribuan Warga Banyumas Saksikan Kirab Pusaka
Parah, Indonesia Kekurangan 22.531 Pengawas Sekolah
FPBS UPGRIS Gelar Family Gathering di Kediaman Rektor
Kemendagri Seriusi Pembiayaan Beasiswa untuk Papua

Leave a Reply