
SEMARANG, derapguru.com — Dies Natalis adalah momentum istimewa bagi UPGRIS untuk terus menjadi lebih baik. Untuk itu, seluruh sivitas akademika diharapkan untuk bisa saling mensupport supaya UPGRIS bisa menjadi lebih unggul dan lebih maju lagi.
Pesan tersebut disampaikan Rektor UPGRIS, Dr H Sapto Budoyo SH MH, saat memberikan sambutan dalam acara “Jalan Sehat Dies Natalis ke-45 UPGRIS” yang dipusatkan di Balairung UPGRIS Kampus Cipto, Minggu 19 Juli 2026.

“Marilah momentum yang sangat istimewa ini, ulang tahun ke-45 UPGRIS, kita jadikan untuk terus maju, terus berprestasi, sebagaimana telah dilakukan para pimpinan terdahulu, dan marilah kita bawa, marilah kita support semuanya agar UPGRIS lebih unggul dan lebih maju,” ungkap Sapto Budoyo
Sapto Budoyo juga berpesan agar para dosen dan karyawan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Diharapkan pula agar para dosen dan karyawan dapat memberikan layanan terbaik untuk mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Sapto Budoyo juga menyinggung masalah Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UPGRIS. Sampai saat itu, jumlah mahasiswa yang mendaftar telah mendekati angka 2000 mahasiswa.
“Semoga sampai September nanti, kita bisa menyentuh angka sesuai yang kita harapkan. Semoga kita bisa mencapainya,” ungkap Sapto.


Matang
Sementara itu Pembina UPGRIS yang juga Ketua Komite I DPD RI, Dr H Muhdi SH MHum, menyinggung tentang usia 45 yang dianggap banyak orang sebagai usia yang istimewa. Pasalnya, pada usia 45–bila itu manusia sudah dianggap sebagai usia yang matang.
“Usia 45 tahun di manapun diistimewakan. Karena usia 45 tahun menggambarkan usia yang menunjukkan kematangan. Usia ini dianggap sebagai puncaknya produktivitas manusia,” ungkap Muhdi.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, para pengurus PGRI Jawa Tengah, pengurus Yayasan, para pimpinan UPGRIS, keluarga para dosen dan karyawan UPGRIS, dan masyarakat sekitar kampus. (za)




