Home > D’PGRI > Delapan Ribu Orang Ikuti Senam di Karanganyar

Delapan Ribu Orang Ikuti Senam di Karanganyar

Agenda: Senam Sehat HUT Ke-78 PGRI
Reporter: Tim Redaksi 

 

KARANGANYAR, derapguru.com – Lebih dari delapan ribu orang turut serta dalam kegiatan “Senam Sehat HUT Ke-78 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2023” yang digelar PGRI Kabupaten Karanganyar, Selasa 25 Oktober 2023. Dari pantauan langsung derapguru.com ribuan guru dan tenaga kependidikan anggota PGRI telah tumpah ruah di lokasi acara sejak pagi.

Ketua Panitia Drs H Sri Muladi MPd, menuturkan kegiatan senam bersama dikuti oleh seluruh anggota PGRI mulai dari guru dan tenaga kependidikan jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SMA/K se-Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini sendiri digelar untuk memperkuat rasa solidaritas sesama anggota PGRI di Kabupaten Karanganyar.

“Selain senam, beberapa kegiatan lain juga digelar, seperti seminar platform Merdeka Belajar, kompetisi sepakbola antarcabang, apel besar, dan tirakatan,” tutur Sri Muladi.

SEMANGAT: Senam Sehat digelar oleh PGRI Kabupaten Karanganyar. Foto: Agus Wismanto.

Bupati Karanganyar, Drs H Juliyatmono MM, dalam sambutannya mengingatkan para guru dan tenaga kependidikan untuk tidak hanya berbicara soal akademik atau angka-angka saja. Akan tetapi, lebih perlu untuk mengenalkan anak-anak pada karakter dan situasi belajar yang membahagiakan.

“Jangan hanya bicara akademik, angka demi angka. Mari kita didik anak-anak dengan ceria, anak-anak yang bahagia, anak-anak yang menghormati siapapun. Ini jauh lebih penting dari angka-angka akademik,” tutur Juliyatmono.

RIBUAN: Peserta Senam Sehat mencapai lebih dari 8 ribu peserta. Foto: Agus Wismanto.

Ketua PGRI Jateng, Dr H Muhdi SH MHum, meminta seluruh anggota PGRI, baik guru maupun tenaga kependidikan, untuk dapat terus bertransformasi menghadapi perubahan zaman. Hal ini perlu dilakukan mengingat pada era disrupsi ini dibutuhkan guru-guru yang mampu bertransformasi dengan cara dan perangkat ajar baru yang terkait dengan teknologi informasi.

“Guru harus terus bertranformasi supaya tidak tergilas oleh roda perubahan. Siap tidak untuk bertranformasi Bapak/Ibu?” pancing Dr Muhdi dijawab “siap” secara serempak oleh seluruh audiensi.

Dr Muhdi menambahkan, selain perkara transformasi yang perlu dilakukan, para guru juga diharapkan terus menjaga solidaritas dan soliditas. Pasdalnya, perkara solidaritas dan soliditas inilah yang membuat organisasi dapat terus berdiri kokoh dan dihormati oleh banyak pihak.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum PGRI Jateng Drs Aris Munandar MPd, Kabiro Keolahragaan PGRI Jateng Drs Taryono MPd, Kabiro Kominfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto, dan Ketua PGRI Kabupaten Karanganyar Sri Wiyanto SPd. (za/wis)

You may also like
Ingat Bunda, Cara Komunikasi Anak Laki-Laki dan Perempuan Berbeda
FERDIANSYAH
Komisi X: Selalu Kurang Anggaran, Tapi Tak Berani Terbuka
SMKN 1 Juwangi Grobogan – Estima Industry Kembangkan Motor Listrik
Komisi X Dukung KPK Berantas Gratifikasi PPDB

Leave a Reply