
SEMARANG, derapguru.com — Ada fakta-fakta menyedihkan dalam praktik pengajaran di sekolah Indonesia. Meskipun sekolah banyak terbuka di mana-mana, tapi ternyata banyak siswa yang berangkat ke sekolah, tapi sebenarnya mereka tidak benar-benar belajar.
Hal tersebut disampaikan Guru Berprestasi, Chitra Sintarani SPd MPd, saat memberikan materi dalam “Pelatihan Best Practise FPGL PGRI Jawa Tengah Masa Bakti XXII Tahun 2026″ yang digelar di Wisma P4G UPGRIS Kampus Sriwijaya Semarang, Sabtu 16 Mei 2026.
“Banyak siswa pergi ke sekolah, tapi ternyata mereka tidak benar-benar belajar. Gurunya masuk kelas, lalu bilang pada siswanya, silakan buka LKS halaman 6, kerjakan, nanti kita cocokkan. Akhirnya mereka schooling without learning,” urainya menggambarkan situasi yang lazim di sekolah.

Chitra menambahkan, kondisi inilah yang membuat siswa-siswa Indonesia mengalami kemunduran. Gurunya tidak mengajar dengan sungguh-sungguh. Maka wajar saja, bila akhirnya nilai TKA, nilai PISA, nilai UNBK, tingkat literasi dan numerasinya rendah.
“Gurunya tidak mau berinovasi. Yang dilakukan itu-itu saja. Kita butuh guru-guru dengan growth mindset. Guru-guru dengan pikiran bertumbuh, yang mau berinovasi,” tutur Chitra.

Guru-guru dengan growth mindset, lanjut Chitra, bila mereka menghadapi satu masalah, mereka segera mencari cara-cara penyelesaian. Kelebihan inilah yang membuat guru-guru ini memiliki problem solving dan inovasi yang baik dalam menyelesaikan masalah-masalah pembelajaran.
“Kelebihan guru-guru dengan growth mindset ini, bila mereka menghadapi satu masalah, mereka akan punya 10 cara penyelesaian. Guru-guru seperti inilah yang kita harapkan banyak mengisi kelas-kelas kita,” tutur Chitra.

Lebih lanjut Chitra berharap, semua guru yang berada dalam kegiatan ini, dapat berefleksi dengan cara mengajar masing-masing. Terutama terkait dengan cara mengajar dan cara mengatasi masalah-masalah dalam pembelajaran di kelas.
“Kita harus terus melakukan refleksi. Apakah kita sudah memenuhi apa yang dibutuhkan peserta didik? Dan apakah kita sudah berinovasi untuk merancang pembelajaran yang menarik untuk kita,” tutur Chitra. (za)




