Home > UPGRIS > Bagas – Tasyfa, Mahasiswa Baru Yang Sabet Gelar Pupika UPGRIS 2024

Bagas – Tasyfa, Mahasiswa Baru Yang Sabet Gelar Pupika UPGRIS 2024

SEMARANG, derapguru.com — Bagas Prima Febrianto dan Tasyfa Unnaba M dinobatkan sebagai Putera-Puteri Kampus (Pupika) Universitas PGRI Semarang dalam Pemilihan Putera Puteri Kampus UPGRIS yang dipusatkan di Balairung UPGRIS, Jumat 14 Juni 2024.

Bagas dan Tasyfa merupakan mahasiswa baru atau mahasiswa angkatan paling muda di Kampus UPGRIS. Bagas tercatat sebagai mahasiswa semester 2 di Prodi Manajamen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sedangkan Tasyfa tercatat sebagai mahasiswa semester 2 Prodi Hukum Fakultas Hukum (FH).

Dalam seleksi Pupika UPGRIS 2024, Bagas dan Tasyfa berhasil mengungguli puluhan mahasiswa turut serta dalam ajang bergengsi di Kampus UPGRI ini. Bagas – Tasyfa akan melanjutkan estafet tugas sebagai brand ambasador kampus yang sebelumnya dipegang oleh Pupika UPGRIS 2023; Puja Putra – Ferelevinsa Ayodya.

Turut bertugas mendampingi Bagas – Tasyfa adalah runner up 1 (juara 2) dan runner up 2 (juara 3), serta Pupika Favorit 2024. Terpilih sebagai runner up 1 adalah Yusuf Galih Pambudi dari Prodi Manajemen semester 4 dan Safira Umi Salma dari Prodi PGSD semester 4.

Terpilih sebagai runner up 2 adalah  Muhammad Akmal dari Prodi Informatika semester 4 dan Nita Nurul Fajrin dari Prodi Pendidikan Matematika semester 6. Sedangkan yang menjadi Pupika Favorit pilihan mahasiswa adalah M Andika R dari Prodi PJKR semester 4 dan Yakhiatul Zamsamutia dari Prodi Manajemen semester 2.

Hadir dalam kesempatan tersebut Rektor UPGRIS Dr Hj Sri Suciati didampingi pejabat struktural UPGRIS. Hadir pula alumni Pupika UPGRIS dari berbagai angkatan. Sedangkan yang bertugas menjadi dewan juri adalah Wakil Rektor III UPGRIS Dr H Sapto Budoyo MH, Anggota YPLP PT Dr Maryanto MSi, dan Psikolog yang juga Dekan FIP UPGRIS Dr Arri Handayani MSi. (za)

You may also like
SMA Tanpa IPA, IPS, dan Bahasa, Kemendikbudristek: Siswa Leluasa Pilih Pelajaran
Guru-Honorer
PHK Guru Honorer, LBH: Ada Intimidasi-Kekeliruan Istilah ‘Cleansing’
Guru Honorer DKI Jakarta “Dihapus”, Begini Alasan Disdik
Ketua PGRI Jateng Minta Penuntasan Masalah PPPK dan Honorer Diprioritaskan

Leave a Reply