
Banjarnegara, derapguru.com-Di era banjir informasi seperti saat ini, literasi bisa menjadi tameng bagi masyarakat agar tidak termakan hoax.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Disarpus Banjarnegara Arief Rahman saat membuka acara Bimbingan Teknis Literasi Informasi bagi guru Kabupaten Banjarnegara, Rabu 23 September 2026, di Aula Niscala Disarpus Banjarnegara.
“Kami harapkan dengan Bimtek ini para peserta dapat menjadi agen-agen penangkal hoax. Kami harapkan setiap peserta dapat mengimbas kan materi kepada minimal lima orang lainnya,” ujar Arief.
Kegiatan ini, tambah Arief, dilaksanakan tiga tahap, untuk para Pustakawan, Guru dan Pegiat Literasi di Banjarnegara, masing-masing tahap terdiri dari 50 peserta. “Kegiatan ini merupakan bagian dari program Dana Alokasi Khusus atau DAK Non-fisik tahun 2026 dari Perpusnas,” tambahnya.
Narasumber kegiatan itu, pada sesi 1 Pustakawan Universitas Muhammadiah Purwokerto (UMP), Amri Hariri. Menurut Amri, menyitir buku Tom Nichols “Matinya Kepakaran”, masyarakat saat ini lebih percaya kepada pemengaruh ketimbang kepada pakar.
“Padahal dalam menerima informasi kita harus melihat dengan tinjauan kritis, etis dan efektif. Saya rasa melihat otoritas pemberi informasi menjadi penting,” ujar Amri.
Untuk menanamkan literasi, tambah Amri, dibutuhkan kerjasama semua pihak.
“Gagalnya Gerakan Literasi Sekolah karena orang tua tidak meneladankan membaca di rumah. GLS tidak bisa selesai hanya di sekolah. Di rumah juga harus dikondisikan, biasakan anak-anak membaca antara ashar sampai jam delapan malam,” ajak Amri.
Narasumber sesi kedua mantan wartawan detik.com Uje Hartono mengajak agar para peserta membuat ruang redaksi internal di kepala masing-masing.
“Di tengah banjir informasi, tak cukup hanya bertanya apakah informasi ini benar? Tapi bagaimana cara saya membuktikan bahwa informasi ini benar? Perlu bertanya: informasi dari siapa, kapan, apa buktinya dan membaca ke samping. Artinya melihat secara jeli, dan membandingkan dengan berita dari platform terpercaya lainnya,” jelas Uje. (H Pur)




