
REMBANG–DERAPGURU.COM
Aksi kemanusiaan dan konsolidasi organisasi dilakukan PGRI Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Rembang, Jumat (25/9/2026).
Sebelum acara penyaluran bantuan air bersih, kegiatan didahului dengan peninjauan progres pembangunan Gedung PGRI Kabupaten Rembang.
Peninjauan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Jateng Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum. didampingi Wk. Ketua Drs. Jumanto, Sekretaris Umum Drs. Aris Munandar, M.Pd., Bendahara Drs. H. Wahadi, M.H., serta Ketua Kominfo Dr. Agus Wis.

Menurut Ketua PGRI Kabupaten Rembang Isti Choma Wati, M.Pd. yang didampingi Sekretaris Saechu, S.Pd., M.Si., bangunan berdiri di atas tanah seluas 2.700 m2. Pembangunan gedung direncanakan selesai pada November 2026 dengan menelan biaya sekitar Rp 3 Miliar.
“Gedung ini dimaksudkan untuk sekretariat, gedung pertemuan, dan kedepannya juga bisa dimanfaatkan untuk masyarakat umum,” jelas Isti Choma Wati.
Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan air bersih untuk daerah terdampak kekeringan.

Bantuan ini merupakan tindak lanjut permohonan bantuan air bersih dari Pengurus PGRI Kabupaten Rembang yang ditandatangani Ketua Isti Choma Wati, M.Pd. dan Sekretaris Saechu, S.Pd., M.Si.
Sehubungan musim kemarau panjang dan dalam rangka HUT PGRI, PGRI Rembang mengajukan bantuan air bersih dari PGRI Provinsi Jawa Tengah sejumlah 80 tangki dan 20 tangki dari Dr Muhdi selaku Wk. Ketua Komite 1 DPD RI. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan yang lain akan dipenuhi dari PGRI Kabupaten Rembang.
Penyaluran bantuan Air Bersih dipusatkan di Desa Kuangsan, Kec. Kaliori, Kab. Rembang.
Ketua PGRI Kabupaten Rembang Isti Choma Wati didampingi segenap pengurus kab. dan Cabang se Kab Rembang menyampaikan terima kasih atas respon cepat PGRI Jateng.

“Kekeringan ini sudah sangat dirasakan warga dan guru-guru kami. Bantuan air bersih ini sangat berarti,” ujarnya.
Sementara itu Ketua PGRI Jateng Dr. Muhdi mengapresiasi semangat gotong royong PGRI Rembang.
“Ini bukan hanya soal 100 tangki air bersih, ini soal solidaritas. Di satu sisi kita membangun gedung untuk marwah organisasi, di sisi lain kita hadir membantu masyarakat kekeringan. Hidup Guru… Hidup PGRI… Solidaritas… Yes!,” tegas Dr. Muhdi.(Wis)





