
GROBOGAN, derapguru.com — Setiap ada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), program yang paling banyak disodorkan adalah kerja bakti. Selain hanya mengandalkan tenaga, skill khusus memang tidak begitu dibutuhkan untuk kegiatan kerja bakti.
Tapi apa yang disodorkan Tim KKN UPGRIS di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan memang berbeda. Selain merancang program konvensional seperti kerja bakti, belajar bersama, dan mengaji, mereka juga merancang program yang butuh lisensi khusus, yakni melatih kepramukaan.
Ya. Program melatih kepramukaan tersebut dijadikan salah satu program karena banyak dari anggota KKN UPGRIS di Desa Gubug yang memiliki lisensi kepelatihan pramuka. Untuk mengajar skill kepramukaan ini, mereka meminta izin pimpinan desa untuk bisa turut melatih anak-anak Gubug yang bersekolah di Gugus Depan SD Negeri 05 Gubug.

”Keterlibatan kami dalam kegiatan Pramuka merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan karakter anak-anak Desa Gubug melalui kegiatan kepramukaan di SD Negeri 05 Gubug,” ungkap Ketua Tim KKN UPGRIS Desa Gubug, Ulinuhu Syuhada.
Ulinuhu Syuhada menambahkan, di bawah arahan dosen pembimbing, Henry Januar Saputra SPd MPd, mereka melatihkan beberapa keterampilan dasar kepramukaan seperti baris-berbaris, tali-temali, sampai dengan pemahaman tentang Dasa Darma Pramuka.
“Pelatihan baris-berbaris diberikan untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, konsentrasi, serta kemampuan siswa dalam mengikuti instruksi. Mahasiswa KKN memberikan arahan mengenai gerakan dasar baris-berbaris dan kemudian mengajak siswa untuk mempraktikkannya secara langsung,” urai Ulinuhu Syuhada.

Lebih lanjut Ulinuhu Syuhada menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Pramuka merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pendidikan karakter siswa di sekolah.
“Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi pengetahuan sekaligus mendampingi siswa dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa percaya diri,” urai Ulinuhu Syuhada. (za)




