
SEMARANG, derapguru.com — Sekolah-sekolah PGRI pernah mencapai masa-masa keemasan pada masa lampau. Begitu hebatnya sekolah-sekolah PGRI, sampai-sampai pada setiap sekolah pernah memiliki siswa rerata di atas sepuluh rombel lebih.
Akan tetapi, masa-masa keemasan sekolah PGRI seiring perjalanan waktu terus meredup. Selain berdirinya sekolah-sekolah negeri di area pasar sekolah PGRI, banyak sekolah PGRI yang memang tidak mampu berakselerasi dengan perubahan dan tuntutan zaman.
Hal tersebut disampaikan Kabiro Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan (PPLP) PGRI Jawa Tengah, Drs Adi Prasetyo SH MPd, dalam “Rapat Koordinasi Biro-Bidang-Seksi Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan” yang digelar secara daring, Sabtu 25 Juli 2026.
“Biro-Bidang-Seksi Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan (PPLP) ini dirancang untuk mendorong akselerasi sekolah-sekolah PGRI agar mampu kompetitif dengan sekolah-sekolah unggul lainnya,” ungkap Adi Prasetyo.
Adi Prasetyo menambahkan, dorongan agar sekolah-sekolah PGRI untuk berakselerasi, bergaris lurus dengan upaya organisasi ini untuk mengembalikan masa-masa keemasan sekolah-sekolah PGRI.
“Berdirinya PPLP ini diharapkan untuk membantu dan bekerja sama dengan YPLP dalam mengelola lembaga pendidikan. Dua lembaga ini diharapkan bisa saling bersinergi dan saling menopang dalam mendorong akselerasi sekolah-sekolah PGRI,” urai Adi Prasetyo.
Lebih lanjut Adi Prasetyo menguraikan, sekolah-sekolah PGRI bila dapat dikelola secara baik, akan menjadi aset yang luar biasa dalam menopang program organisasi. Oleh karena itu, Biro-Bidang-Seksi PPLP bersama-sama dengan YPLP diharapkan bisa mengembalikan kejayaan sekolah-sekolah PGRI.
“Termasuk memastikan masalah kepemilikan sekolah-sekolah PGRI yang selama ini masih banyak menjadi pekerjaan rumah bagi organisasi PGRI,” tandas Adi Prasetyo.
Rapat koordinasi Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan (PPLP) PGRI Jawa Tengah ini, dibuka langsung Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr H Muhdi SH MHum, sekaligus memberikan arahan-arahan mengenai pengelolaan sekolah-sekolah PGRI. (za)




