
Derapguru.com – Banjarnegara.
Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah H. Sakbani, S.Pd., M.H., menegaskan
Daspen menjadi bukti bahwa organisasi profesi guru tidak hanya bergerak dalam perjuangan kebijakan pendidikan, tetapi juga membangun solidaritas kemanusiaan di kalangan anggota.
“Daspen membuat anggota merasakan langsung manfaat organisasi,” ujarnya.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara, berlangsung di Rumah Guru PGRI Banjarnegara, Rabu, 22 Juli 2026.

Ia menambahkan semangat kesetiakawanan harus terus diperkuat agar PGRI tetap menjadi rumah bersama bagi guru dan tenaga kependidikan.
Selain Daspen, Sakbani juga menyoroti pentingnya media organisasi melalui majalah Derap Guru Jawa Tengah. Data distribusi hingga Juni 2026 menunjukkan media organisasi itu masih aktif beredar di seluruh daerah di Jawa Tengah.

Menurut Sakbani, Derap Guru Jateng menjadi sarana penting untuk menyampaikan informasi pendidikan, kebijakan organisasi, serta perkembangan perjuangan profesi guru kepada anggota hingga tingkat cabang.
Selanjutnya dalam pemaparan materi organisasi, Sakbani juga menyinggung kondisi keuangan organisasi PGRI. Ia menjelaskan iuran anggota saat ini baru mampu menutup sekitar 40 persen kebutuhan operasional organisasi.
Padahal, lanjut Sakbani kebutuhan organisasi mencakup kegiatan administrasi, rapat organisasi, pendidikan dan pelatihan, kegiatan sosial, transparansi pengelolaan, hingga kampanye organisasi dan rekrutmen anggota baru.

“Sumber pendanaan organisasi sendiri berasal dari uang pangkal, iuran anggota, sumbangan tetap donatur, sumbangan tidak mengikat, serta usaha lain yang sah sebagaimana diatur dalam AD PGRI”, tegas Sakbani.
Kegiatan penguatan kapasitas tersebut diikuti pengurus PGRI kabupaten, cabang, dan cabang khusus di wilayah Banjarnegara. Selain membahas penguatan organisasi, kegiatan itu juga menjadi forum konsolidasi pengurus dalam menghadapi berbagai persoalan pendidikan dan profesi guru di daerah. (Wis)




