
KENDAL, derapguru.com –– Perkembangan teknologi menuntut para guru untuk lebih adaptif terhadap piranti-piranti digital berikut aplikasinya. Akan tetapi, perubahan teknologi digital yang begitu cepat terkadang membuat para guru kewalahan untuk mengikutinya.
Kondisi inilah yang dibaca secara apik oleh tim dosen UPGRIS yang terdiri atas Dr Jafar Sodiq MPd, Dr Th Cicik Sophia B SS MPd, Sutrisno SPd MPd. Mereka turun langsung ke lapangan untuk mengajarkan kecakapan digital dalam menggunakan aplikasi Liveworksheet untuk penyusunan lembar kerja siswa.
Ketua Tim Dosen UPGRIS, Jafar Sodiq, menyampaikan bahwa dalam pelatihan ini mereka tidak hanya mengajarkan cara penggunaan liveworksheets. Tapi mereka juga melakukan pendampingan langsung sehingga para guru memiliki pengalaman langsung dalam penggunaan aplikasi ini.
“Beberapa kegiatan yang kami lakukan di antaranya: pelatihan, praktik, pendampingan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui kombinasi pemberian materi, demonstrasi, praktik langsung, konsultasi, dan refleksi,” ungkap Jafar Sodiq.
Jafar Sodiq menambahkan, dalam pelatihan ini peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam membuat asesmen pembelajaran berorientasi TKA. Guru juga mendapat kesempatan untuk turut menjalankan langsung pengembangan aktivitas pembelajaran berbasis digital serta penyusunan modul digital interaktif yang terintegrasi dengan asesmen.
“Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 64,20 pada pre-test menjadi 84,40 pada post-test dengan peningkatan sebesar 20,20 poin,” ungkap Jafar Sodiq.jiLebih lanjut Jafar Sodiq menambahkan melalui kegiatan ini, peserta berhasil menghasilkan modul digital interaktif yang memuat materi pembelajaran, aktivitas interaktif, dan asesmen Bahasa Inggris berorientasi TKA. Hasil refleksi peserta juga menunjukkan bahwa program memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan literasi digital, pemahaman asesmen berorientasi TKA, dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan teknologi pembelajaran di sekolah.
“Program ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan kompetensi guru yang berkelanjutan dalam menghadapi tuntutan pembelajaran dan asesmen abad ke-21,” tandas Jafar Sodiq. (za)




