
Banjarnegara, derapguru.com- Kepedulian Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Kabupaten Banjarnegara terhadap lansia mendorong mereka mendirikan Sekolah Lansia Holistik Firdaus, Sabtu 23 Mei 2026 di Purwareja Klampok Banjarnegara. Sekolah yang terletak persis di timur kantor pos Klampok itu, didirikan untuk menangani problematika lansia. Sekolah ini dilakukan agar lansia melakukan: olah jiwa, olah rasa, olah raga dan ibadah praktis.

Ketua Ikadi Banjarnegara Khaerul Mudakir Indarmoko menjelaskan, olah jiwa berarti mengembangkan spiritualitas dan kedekatan dengan Allah. Olah rasa berarti membangun psikologi lansia menuju kedamaian dan kebahagiaan.
“Olah raga menekankan pola hidup sehat dan kebugaran lansia. Kita nantinya ada olahraga bersama, khususnya senam lansia secara rutin. Adapun ibadah praktis, para lansia kita buatkan program khusus pembelajaran Al Qur’an dan fiqih sehari hari,” jelas Khaerul.
Sekolah ini, tambah Khaerul, mengacu pada kurikulum yang dikeluarkan oleh JPLN (Jaringan Program Lansia Nasional) UMMIKU, serta bahan ajar lain yang dikeluarkan oleh pemerintah seperti BKKBN, Dispermades, Dinsos dan lainnya yang relevan.
Juga pada kesempatan itu dilakukan mini coaching dari berbagai pakar. Diantaranya dokter Ismu Hartinah yang menekankan perlunya lansia menjalani kehidupan secara sehat dengan segala keterbatasan fisik tetapi mampu merawat diri.
“Para lansia harus memahami pentingnya pencegahan terhadap penyakit degeneratif yang dialami kebanyakan lansia. Ini akan mencegah penderitaan karena penyakit di hari tua,” ujar Ismu.
Sementara itu Suharni, S.Psi, memberi kiat-kiat supaya lansia siap menerima takdir sehingga mengisi waktunya dengan ketenangan batin dan bahagia. Dra Eny Andayani memberikan materi mengenai bagaimana menstimulasi pemberdayaan lansia. Haryanto S.Pd memberikan. simulasi Out Bond yang akan dilakukan saat pembelajaran kedepan. Agus Widayat selaku guru Quran memberi kiat-kiat pembelajaran Al Qur’an praktis. (Heni P)




