
DEMAK, derapguru.com — Meningkatkan kesiapsiagaan bencana perlu dilakukan sejak dini. Semakin dini dilatih, maka akan semakin sigap diri seseorang dalam menyikapi sebuah bencana.
Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Magang UPGRIS di SDN Mranggen 2 Demak. Di bawah bimbingan Dosen Koordinator Magang, Sunan Baedowi SPdI MSi, mereka melatih anak-anak untuk menggelar simulasi kalau-kalau terjadi bencana gempa bumi.
di
Ketua Magang UPGRIS, Nayla Fayruza, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menyasar siswa kelas 5 di sekolah tersebut. Tujuannya adalah untuk memberikan edukasi awal mengenai pentingnya memahami risiko bencana serta langkah-langkah penyelamatan diri.
“Sosialisasi dan simulasi ini diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya gempa, serta potensi dampak yang ditimbulkan,” ungkap Nayla
Nayla menambahkan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung cara melindungi diri saat terjadi gempa. Mahasiswa memperagakan langkah-langkah yang benar, seperti berlindung di bawah meja, melindungi kepala, serta menjauhi benda-benda yang berpotensi jatuh.

“Dengan simulasi seperti ini siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkan tindakan yang tepat saat terjadi gempa,” ujarnya.
Lebih lanjut Nayla menambahkan, melalui kegiatan ini, diharapkan siswa memiliki kesadaran dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana gempa bumi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan kebencanaan di sekolah dasar.
“Semoga apa yang kami berikan ini dapat menjadi bekal pengetahuan mereka, terutama saat menghadapi situasi gempa yang tidak terduga-duga di lingkungan sekolah,” tandasnya (za)



