Home > D’PGRI > Fikri Faqih: Guru Harus Tahu Bagaimana Belajar

Fikri Faqih: Guru Harus Tahu Bagaimana Belajar

Agenda: Webinar ‘Pengembangan Profesi Guru’

Reporter: Tim Redaksi

 

SEMARANG, derapguru.com – Dengan tantangan teknologi yang semakin berkembang, kompetensi pedagogik guru akan diuji. Pasalnya, guru saat ini sedang menghadapi murid yang sudah menguasai materi dahulu sebelum guru mengajar. Oleh karena itu, guru harus benar-benar tahu bagaimana cara belajarnya anak-anak pada masa kini.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Fikri Faqih, dalam Webinar Pendidikan “Pengembangan Profesi Guru” yang diselenggarakan oleh PGRI Cabang Khusus UPGRIS bekerjasama dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jawa Tengah, Selasa siang 31 Oktober 2023.

“Guru saat ini menghadapi siswa yang sudah googling dulu materi pelajaran, sehingga kompetensi pedagogik guru benar-benar diuji. Guru harus tahu bagaimana belajar pada masa kini dan strategi seperti apa yang harus diterapkan untuk mengatasi kondisi seperti ini,” tandas Fikri Faqih.

Fikri Fakih menambahkan, tatanan dunia saat ini telah berubah menjadi serba rumit dan kompleks. Oleh karena itu, pendidikan pun dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan dunia. Pendidikan dituntut untuk dapat mencetak generasi yang memiliki kemampuan dalam memecahkan persoalan yang kompleks (complex problem solving).

“Yang dibutuhkan adalah complex problem solving. Saat ini tidak ada masalah yang tidak kompleks. Satu masalah dengan masalah lain saling berkelindan. Maka sekolah saat ini dituntut untuk mampu menciptakan anak didik yang mampu mengatasi masalah kompleks,” tutur Fikri Faqih.

Untuk membangun pendidikan yang relevan terhadap perkembangan zaman, lanjut Fikri Faqih, pendidikan tidak hanya ditutut untuk menghasilkan pekerja, tenaga buruh, atau tenaga terampil. Pendidikan juga dituntut untuk menghasilkan hal-hal lain leadership atau orang-orang kreatif yang mampu menghasilkan karya-karya original.

“Pendidikan harus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kreativitas dan originalitas. Bila meniru tidak hanya meniru begitu saja, tapi pakai ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi,” tandas Fikri Faqih. (za)

You may also like
PGRI Temanggung: Diminta Tak Diminta PGRI Harus Hadir
Kampus Harus Hasilkan Lulusan Kompetitif
Dunia Pendidikan Harus Cepat Beradaptasi
Rektor UPGRIS: Pendidikan Tinggi Adalah Ujung Tombak

Leave a Reply