
SEMARANG, derapguru.com — Pelayanan kesehatan yang dijalankan di lapangan masih banyak hambatan. Salah satu hambatan yang perlu segera ditangani adalah masalah belum maksimalnya masalah pemantauan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komite III RI, Dr H Muhdi SH MHum dalam Dialog Daerah “Urgensi Ranperda Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Provinsi Jawa Tengah” yang digelar di Gedung DPD RI Jawa Tengah, Kamis 21 Oktober 2026.
“Mohon maaf layanan kesehatan kita masih belum seperti yang kita harapkan. Bahkan di Kota Semarang sekalipun, kami turun kemarin CKG (Cek Kesehatan Gratis, red), kami masih merasakan banyak hambatan, termasuk dalam sistem pemantauan,” urai Muhdi.
Muhdi melanjutkan beberapa hambatan tersebut terkait dengan belum optimalnya jangkauan lapangan yang dilakukan sampai dengan keberlanjutan pemantauan cek kesehatan yang telah dilakukan. Termasuk upaya jemput bola untuk memberikan layanan pada orang-orang yang memiliki keterbatasan tertentu untuk cek kesehatan.
Misalnya, orang-orang miskin yang tidak punya akses memadai untuk menuju lokasi cek kesehatan. Atau orang-orang yang gaptek untuk bisa mengakses pendaftaran secara online. “Yang bisa jadi mereka adalah orang-orang yang justru penting untuk disentuh program ini,” urai Muhdi.
Dalam catatan lapangan CKG kemarin, ada beberapa temuan besar yang didapatkan, seperti lebih dari 50 persen anak-anak sekolah mengalami karies gigi, atau ditemukan pula beberapa kasus gejala TBC pada saat pengecekan.
“Ketika pada anak-anak sekolah banyak ditemukan karies gigi atau ketika ditemukan kasus TBC, lantas tindakan apa yang harus dilakukan untuk untuk memastikan masalah tersebut tertangani secara tuntas, pemantauan seperti ini yang masih kurang,” ungkap Muhdi.
Terkait dengan Ranperda Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Provinsi Jawa Tengah, Muhdi berharap ke depannya akan ada peningkatan layanan kesehatan yang baik untuk masyarakat. Muhdi meminta apapun bentuk aturannya, semoga pemerintah daerah bisa memberi layanan kesehatan yang terjangkau oleh masyarakat. (za)




