Home > D’PGRI > Banyak Yang Belajar (Daspen), Tapi Tidak Berhasil

Banyak Yang Belajar (Daspen), Tapi Tidak Berhasil

Agenda: Sosialiaasi Daspen dan Perjuangan Organisasi
Reporter: Tim Redaksi

 

BOYOLALI, derapguru.com – Banyak organisasi PGRI dari provinsi lain yang datang ke PGRI Jawa Tengah untuk belajar mengelola Dana Pensiun (Daspen) tapi tidak berhasil menjalankannya. Inilah salah satu alasan yang menjadikan PGRI Jawa Tengah memang istimewa dan luar biasa dalam masalah pengelolaan organisasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua PGRI Jateng yang juga Ketua Daspen, H Sakbani SPd MH, saat memberikan sambutan dalam kegiatan “Sosialisasi Daspen dan Perjuangan Organisasi PGRI” yang digelar di Gedung Guru PGRI Boyolali, Minggu 9 Juli 2023.

“Banyak provinsi lain bola-bali ke Jawa Tengah hanya untuk belajar (mengelola) Daspen. PGRI Jawa Timur itu sampai tiga kali ke sini. Tapi tidak ada yang berhasil,” tutur Sakbani sembari menceritakan betapa rumit dan tidak mudahnya mengelola Daspen.

Lebih lanjut Sakbani menuturkan, Daspen lahir bersamaan dengan Dana Sosial (Dansos) pada tahun 1985 di Surakarta pada masa kepemimpinan Ketua PGRI Jateng Karseno. Daspen yang pada kemudian hari berubah nama menjadi Dana Setiakawan (Danset), secara resmi beroperasi pada tahun 1986.

“Daspen dan Danset itu istilah yang sama. Tujuan pendiriannya untuk mendukung perjuangan organisasi dalam masalah kemanusiaan dan sosial. Jadi, ini untuk kemanusiaan dan sosial lho ya. Jadi bukan tabungan, bukan asuransi, bukan koperasi,” tutur Sakbani.

Lebih lanjut Sakbani menguraikan, Daspen dan Dansos ini dikembangkan untuk dua peruntukan yang berbeda. Daspen dikelola untuk santunan guru yang pensiun. Sedangkan Dansos dikelola untuk santunan guru yang meninggal dunia.

“Kami tidak ingin memberikan santunan Dansos. Maunya kami ya memberikan Daspen. Kami berikan saat pensiun. Tapi kalau ada yang mau buru-buru ya monggo, tidak apa-apa, nanti kami berikan Dansos,” tutur Sakbani disambut tawa meriah para audiens.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi SH MHum, Sekretaris Umum PGRI Jateng Drs Aris Munandar MPd, Wakil Sekretaris Umum PGRI Jateng Dr Saptono Nugrohadi MPd MSi, Kominfo PGRI Jateng Dr Agus Wismanto, Ketua PGRI Boyolali Darmanto SPd MM, jajaran pengurus PGRI Boyolali, dan perwakilan PGRI Cabang se-Boyolali. (za)

You may also like
Puncak Hari Jadi ke-453: Tumpah Ruah, Ribuan Warga Banyumas Saksikan Kirab Pusaka
Parah, Indonesia Kekurangan 22.531 Pengawas Sekolah
FPBS UPGRIS Gelar Family Gathering di Kediaman Rektor
Pertahankan Minat Anak Pada Seni Lukis Lewat Plasterkit

Leave a Reply