
SEMARANG, derapguru.com — Agar sukses menjadi generasi berdaya dan memiliki langkah nyata, seseorang harus membiasakan diri untuk berefleksi. Sebab bisa jadi, dalam perjalanan seseorang untuk mencapai tujuan, ada hal-hal baru yang membuat kita harus melakukan revisi.
Bukan hanya karena ada sesuatu yang bisa jadi ‘mustahil’ untuk kita lalui. Tapi bisa juga perlu direvisi, karena ‘ada sesuatu’ yang bisa membuat kita mencapai tujuan yang lebih besar lagi.
Hal tersebut disampaikan Pembina UPGRIS yang juga Anggota DPD RI, Dr H Muhdi SH MHum, saat mengisi Seminar Nasional Generasi Berdaya, Langkah Nyata; Menyongsong Pendidikan Indonesia Emas yang digelar oleh BEM FIP di Balairung UPGRIS Kampus Cipto Semarang, Jumat 16 Oktober 2026.

“Setelah berefleksi, hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah menjalankan tugas secara bertanggung jawab. Sebab hanya dengan bertanggung jawablah kalian akan dipercaya orang lain, dan dengan dipercaya orang lain, pintu kesuksesan akan semakin terbuka,” ungkapnya.
Muhdi menambahkan, ada lima langkah nyata yang bisa ditempuh generasi muda untuk menjadi manusia-manusia yang berdaya. Pertama, menetapkan tujuan atau menyiapkan target pribadi. Perkara tujuan ini menjadi hal yang sangat penting agar hidup yang dijalani bisa terarah pada titik yang ditargetkan.
“Kedua, menguasai kompetensi. Misalnya dengan meningkatkan literasi digital, AI, komunikasi, dan kreativitas. Ketiga, membangun karakter. Misalnya menjaga integritas, tangguh, disiplin, dan membangun respek pada siapapun,” ungkap Muhdi.
Keempat, lanjut Muhdi, mampu menciptakan karya, menghasilkan inovasi-inovasi, serta mampu menyelesaikan masalah. Dan kelima, melakukan evaluasi yang berdampak, mengukur manfaat, dan terus melakukan perbaikan.

Dalam seminar yang dihadiri lebih dari seribu mahasiswa tersebut, menghadirkan pula pembicara lain dari basic konten kreator; Abdurrafi Afif. Dia adalah konten kreator yang menggunakan strategi konten ‘senggol kampus’ sehingga menjadi populer di kalangan anak-anak kampus.
Rektor UPGRIS, Dr H Sapto Budoyo SH MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini tentu akan menjadi sangat penting untuk membekali para mahasiswa dengan perspektif yang kuat, strategis, serta konkret. Terutama untuk para mahasiswa yang akan berposisi sebagai agen perubahan (agen of change).
“Saya berharap seminar ini akan mengenalkan dan mempertegas peran aktif mahasiswa dalam pengawas serta mendukung transformasi pendidikan nasional,” ungkapnya.
Sapto Budoyo menambahkan, seminar pada tahun ini terasa sangat istimewa karena menghadirkan sosok yang tepat untuk memaparkan sup materi ekosistem yang diberi keadilan. Dr H Muhdi SH MHum adalah sosok yang sangat luar biasa, sangat berpengalaman, terutama dalam bidang pendidikan, kepemimpinan, organisasi, dan politik, dan ekosistem pendidikan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor IV UPGRIS Dr Agus Sutono SPhil MFil, Dekan FIP Dr Siti Fitriana MPd, Wakil Dekan II FIP Dr Sukamto MPd. (za)




