
BOYOLALI, derapguru.com -Sepanjang jalan menuju Desa Guwo Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali hanyalah pesawahan dan area hutan jati dengan daun yang merangas. Jalanan retak, bergelombang, menampakkan panas yang terlepas dari tanah dan terlihat seperti uap air.
Di tengah terik matahari, Rusmi (45), menatap jerigen plastik kosongnya dengan pandangan nanar. Sudah tiga bulan terakhir, sumur di belakang rumahnya berubah menjadi lubang debu yang gersang.

Bagi Rusmi dan ratusan warga lainnya, air bersih telah menjelma menjadi barang mewah yang harus ditebus dengan peluh dan air mata. Setiap pagi, sebelum fajar menyingsing, Rusmi harus mencari sumber air ke kampung sebelah.
Air itulah yang digunakan untuk memasak, mencuci, hingga terpaksa diminum setelah direbus berulang kali. Namun, garis-garis lelah di wajah Aminah mendadak luruh berubah menjadi senyuman pada Miunggu siang ini, 27 September 2026.
Dua truk tangki berukuran 5.000 liter perlahan memasuki dusunnya. Tulisan besar di lambung truk itu tampak seperti oasis di tengah padang pasir: “Bantuan Air Bersih PGRI Jawa Tengah.” Ya, bantuan dari organisasi guru dan tenaga kependidikan telah sampai dan menyambangi kampungnya.
“Alhamdulillah, datang bantuan air bersih ini,” Rusmi.

Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, H Sakbani, menyampaikan bahwa organisasi PGRI tidak hanya mengurusi masalah guru dan tenaga kependidikan. PGRI telah memperluas pengabdian dengan memberikan bantuan air bersih pada masyarakat pada tiap tahunnya.
“Untuk tahun ini kami salurkan 900an tangki air bersih ke berbagai wilayah Jawa Tengah yang membutuhkan. Untuk kabupaten Boyolali kami salurkan 57 Tangki air yang pembagiannya kami serahkan pada PGRI Boyolali. Semoga apa yang kami salurkan membawa manfaat dan bisa dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Tak lupa Sakbani juga menyampaikan salam dari Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr H Muhdi SH MHum, yang kebetulan tidak bisa memimpin langsung pengiriman air bersih ini. Beliau mengucapkan salam hangat pada seluruh masyarakat Boyolali, khususnya warga Desa Guwo Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali.
Ketua PGRI Kabupaten Boyolali, Wahyudi SPd, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang dikirimkan PGRI Jawa Tengah. Dia berdoa semoga bantuan-bantuan yang diberikan organisasi PGRI bisa membuat organisasi ini semakin besar dan terus membawa manfaat bagi masyarakat.
“Semoga organisasi ini bisa semakin besar, semakin ngremboko, dan terus membawa manfaat bagi para guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat luas,” ungkap Wahyudi.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah Drs Aris Munandar MPd, Kabiro Organisasi dan Kaderisasi PGRI Jawa Tengah Dr Maryanto MSi, Kabiro Kerjasama dan Pengembangan Usaha H Imron Rosyadi SPd MH, Pengurus PGRI Kabupaten Boyolali, dan Pengurus PGRI Cabang Wonosegoro Kabupaten Boyolali. (za)




