
Derapguru.com -MUNTILAN, MAGELANG
— Gedung Graha Dwija PGRI Kabupaten Magelang yang berlokasi di Gunungpring kini berdiri kokoh sebagai “rumah kebanggaan kita bersama” bagi para pahlawan tanpa tanda jasa. Gedung ini bukan sekadar susunan batu bata dan semen, melainkan sebuah monumen hidup yang melambangkan kemandirian, solidaritas, dan kerja keras seluruh anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Magelang.
Sejarah mencatat bahwa proses pembangunan fasilitas fisik ini ternyata membuahkan hasil yang jauh melampaui target awal. Pada mulanya, panitia pembangunan hanya merencanakan pendirian satu bangunan gedung utama saja. Namun, berkat antusiasme dan komitmen yang tinggi dari para anggota, realisasi pembangunan melesat melebihi ekspektasi hingga PGRI Kabupaten Magelang berhasil membangun dua gedung tambahan yang dikhususkan untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan rapat.
Keberhasilan pembangunan gedung yang megah ini menjadi bukti nyata kekuatan gotong royong kaum pendidik. Pembiayaan pembangunan bersumber sepenuhnya dari swadaya organisasi PGRI Kabupaten Magelang, serta didukung oleh sumbangan dari berbagai pihak yang sah, halal, dan sifatnya tidak mengikat.
Ketua PGRI Kabupaten Magelang, H. Susno, S.Pd., M.Pd., dalam perhelatan Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Masa Bakti XXIII pada Sabtu, 1 Agustus 2026, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, hari ini kita dapat bertatap muka di rumah kebanggaan kita bersama, Gedung Graha Dwija PGRI Kabupaten Magelang, untuk melaksanakan Konferensi Kerja Kabupaten I Masa Bakti XXIII,” ungkap H. Susno dalam pidatonya.
Ia juga menegaskan bahwa aset berharga tersebut murni dibangun dari keringat dan swadaya para anggota. Sebagai bentuk tanggung jawab jangka panjang dan guna menjaga nilai aset tersebut, Konkerkab I secara resmi mengesahkan pembentukan anak lembaga baru, yaitu Badan Pengelola Gedung Graha Dwija PGRI Kabupaten Magelang.
“Keberadaan badan ini sangat vital guna memastikan aset yang dibangun dengan keringat dan swadaya anggota ini dapat dikelola secara profesional, mandiri, dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh guru di Kabupaten Magelang,” tegasnya.
Pembangunan Graha Dwija kini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa dengan kebersamaan, guru-guru di Magelang mampu mewujudkan fasilitas mandiri demi mendukung visi besar organisasi dan mewujudkan tema “Guru Bermutu Indonesia Maju”. (Arman/Wis)




